Show simple item record

dc.contributor.authorWahyu Wening Rahwati
dc.contributor.authorRatri Werdiningtyas
dc.contributor.authorCandraningratri Ekaputri Widodo
dc.date.accessioned2025-12-13T14:09:57Z
dc.date.accessioned2026-05-19T20:33:37Z
dc.date.available2026-05-19T20:33:37Z
dc.date.issued2025-12-13T14:09:57Z
dc.identifier.urihttps://jurnal.uns.ac.id/region/article/view/91161
dc.identifier.urihttp://digilib.fisipol.ugm.ac.id/repo/handle/15717717/41027
dc.description.abstractKawasan Solo Baru yang awalnya direncanakan sebagai kawasan permukiman mengalami perubahan menjadi kawasan perdagangan, jasa, dan industri hingga membuat Kecamatan Grogol menjadi Pusat Kegiatan Lokal (PKL) Kabupaten Sukoharjo pada RTRW Kabupaten Sukoharjo Tahun 2011-2031. Selain penggunaan lahan yang berkembang ke arah campuran, kawasan Solo Baru memiliki kelengkapan fasilitas penunjang permukiman sehingga hal ini dapat membentuk kekompakan di kawasan Solo Baru. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana kondisi urban compactness kawasan Solo Baru. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis spasial pemetaan, network analysis, deskriptif kuantitatif, dan skoring terhadap komponen urban compactness yang terdiri dari penggunaan lahan campuran, keterjangkauan fasilitas, dan intensitas bangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan compactness pada sebelas desa yang ada di kawasan Solo Baru yang terbagi menjadi lima tingkatan, dengan pembangunan yang terjadi secara acak.
dc.publisherUniversitas Sebelas Maret
dc.subject.lccSocial Sciences; Science
dc.titleAnalisis kondisi urban compactness Kawasan Solo Baru
dc.typeArticle
dc.description.doi10.20961/region.v20i2.91161
dc.title.journalRegion: Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif
dc.journal.sdgSDG 11
dc.identifier.oaioai:doaj.org/journal:573cae0eded7443c9ef940a961ff092e


This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record