| dc.description.abstract | INTISARI Pengembangan pola komunikasi yang efektif antara pemerintah dan rakyat dibutuhkan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Pemanfaatan teknologi informasi yang diwujudkan dalam bentuk sarana layanan pengaduan masyarakat berbasis web menjadi jawaban yang tepat untuk kebutuhan tersebut. Realitanya, media tersebut nampak belum efektif dalam pemanfaatannya, utamanya terkait dengan partisipasi publik. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi sejauh mana efektivitas pemanfaatan media layanan pengaduan masyarakat yang ada di Jawa Tengah, yaitu Lapor Gan! dan Lapor Gub! sebagai sarana partisipasi publik. Metode penelitian adalah kualitatif yang disajikan secara deskriptif dalam bentuk studi komparasi, untuk membandingkan unit analisis yang berupa media yang dikelola swasta dan pemerintah melalui perspektif penyelenggara dan pengguna media. Informan diambil dari pihak penyelenggara media, yaitu Tribun Jateng selaku pihak swasta dan aparatur Pemerintah Provinsi Jawa Tengah selaku pihak pemerintah. Sedangkan informan pengguna diambil dari masyarakat yang telah menggunakan media tersebut untuk menyampaikan laporan. Titik tolak kemunculan Lapor Gan! dan Lapor Gub! berawal dari terpilihnya Ganjar Pranowo sebagai Gubernur Jawa Tengah periode 2013-2018, dimana perhatian untuk meningkatkan pola komunikasi yang lebih terbuka antara pemerintah dan rakyat semakin mengemuka. Momen ini ditangkap oleh Tribun Jateng dengan menawarkan Lapor Gan! sebagai media komunikasi berbasis web yang berfungsi memberikan layanan pengaduan masyarakat. Melihat hasilnya belum cukup signifikan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pun membangun Lapor Gub! untuk makin melengkapi layanan pengaduan masyarakat dengan lebih baik. Kedua media berjalan beriringan dengan berbagai media yang lain, untuk memberikan layanan informasi pada masyarakat sekaligus menyerap aspirasi masyarakat yang digunakan sebagai basis data perencanaan pembangunan. Dalam perjalanannya, ada kecenderungan menurunnya animo masyarakat terhadap penggunaan Lapor Gan!, dan sebaliknya di Lapor Gub! justru makin meningkat. Setelah dilakukan penelitian melalui perbandingan antara dua media dari perspektif penyelenggara dan pengguna dengan berdasar pada indikator efektivitas media sebagai sistem informasi berbasis web, maka didapatkan temuan-temuan sebagai berikut : Pertama, efektivitas media dipengaruhi tiga hal utama, yaitu (1) format media, dimana bentuk web lebih efektif dibanding kanal web yang memiliki keterbatasan fasilitas, (2) kelembagaan yang berbeda menghasilkan kualitas layanan yang berbeda pula, dan (3) kualitas SDM dalam menghasilkan respon sebagai output informasi, turut berdampak pada partisipasi masyarakat sebagai wujud kepuasan dan kemanfaatan yang dirasakan. Kedua, kedua media cukup efektif berperan mendorong tumbuhnya partisipasi publik. Dari temuan tersebut, penelitian ini memberikan rekomendasi : pertama, perlunya evaluasi terhadap kemungkinan pengembangan media, terutama pada peningkatan kualitas media dalam hal kemudahan akses dan utilitas media; kedua, meningkatkan kualitas kerjasama dan koordinasi antar pihak atau lembaga yang terkait dengan pelayanan publik, agar dapat mengatasi kendala keterbatasan kapabilitas dan kewenangan di segala sektor; dan ketiga, meningkatkan kualitas SDM penyelenggara agar mampu menghasilkan respon yang berkualitas. Kata kunci : media komunikasi, media berbasis web, sistem informasi, layanan pengaduan, partisipasi masyarakat | |