Show simple item record

dc.contributor.authorLabas, Yessi Nurita
dc.contributor.authorYasmine, Daisy Indira
dc.date.accessioned2026-05-29T05:18:18Z
dc.date.available2026-05-29T05:18:18Z
dc.date.issued2017-11-06 00:00:00
dc.identifier.issn2502-2059
dc.identifier.issn2252-570X
dc.identifier.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jps/article/view/28584
dc.identifier.uri10.22146/jps.v4i2.28584
dc.identifier.urihttp://digilib.fisipol.ugm.ac.id/repo/handle/15717717/82684
dc.description.abstractPenelitian berusaha mengungkap proses komodifikasi yang terjadi di era masyarakat jejaring dengan berfokus kepada kasus kreator YouTube Indonesia. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif untuk menjelaskan kasus komodifikasi ide di YouTube Indonesia menggunakan teknik observasi dan wawancara mendalam. Perkembangan fungsi YouTube yang tidak hanya sebagai wadah ekspresi diri namun juga menjadi media pemasaran korporasi mempertegas bahwa telah terjadi proses komodifikasi pada proses kreatif kreator yang memanfaatkan kreatifitas, ruang ekspresi diri, dan interaksi antara penonton dan kreator. Penelitian menunjukkan bahwa keterbukaan di era masyarakat jejaring memberikan ruang yang lebih leluasa bagi masyarakat untuk ikut memonopoli sumber daya (dalam konteks hiburan online). Sehingga, tidak hanya berpotensi untuk menghindarkan kreator dari alienasi sebagai dampak negatif dari proses komodifikasi, keterbukaan di era masyarakat jejaring juga menegaskan semakin cairnya posisi dan bentuk eksploitasi pada setiap aktor yang terlibat.
dc.formatapplication/pdf
dc.language.isoeng
dc.publisherDepartemen Sosiologi Universitas Gadjah Mada
dc.relation.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jps/article/view/28584/pdf
dc.rightsCopyright (c) 2017 Jurnal Pemikiran Sosiologi; http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
dc.subjectkomodifikasi
dc.subjectmasyarakat jejaring
dc.subjectYouTube
dc.titleKomodifikasi di Era Masyarakat Jejaring: Studi Kasus YouTube Indonesia
dc.typeArticle
dc.identifier.oaioai:jurnal.ugm.ac.id:article/28584
dc.journal.infoJurnal Pemikiran Sosiologi; Vol 4, No 2 (2017): Merangkai Kebhinnekaan Indonesia; 104-119


This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record