Show simple item record

dc.contributor.authorHania, Wa Ode Saqya
dc.contributor.authorAfiatin, Tina
dc.date.accessioned2026-05-30T09:42:50Z
dc.date.available2026-05-30T09:42:50Z
dc.date.issued2021-05-28 00:00:00
dc.identifier.issn2407-7798
dc.identifier.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/gamajop/article/view/55168
dc.identifier.uri10.22146/gamajop.55168
dc.identifier.urihttp://digilib.fisipol.ugm.ac.id/repo/handle/15717717/84645
dc.description.abstractRelasi perkawinan merupakan hubungan interdependensi antara suami dan istri. Ketika suami melakukan tindak pidana korupsi, maka dapat menimbulkan rasa malu bagi pasangannya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika psikologis rasa malu pasangan (istri) koruptor serta faktor-faktor yang terlibat di dalamnya. Partisipan penelitian adalah seorang istri yang menggugat cerai suaminya akibat kasus korupsi yang dilakukan suaminya. Metode kualitatif studi kasus digunakan dalam penelitian ini. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasa malu yang dialami partisipan ter manifestasikan dalam perasaan-perasaan marah, kecewa, sedih, sakit, kesepian, kehilangan, takut terekspos, defect, dan tidak bahagia. Rasa malu yang dialami muncul dari adanya identitas bersama yang mengancam citra diri partisipan. Koping yang dilakukan partisipan untuk keluar dari rasa malu adalah dengan melupakan, memutus berbagi identitas dengan bercerai, dan memperbaiki citra diri. Dinamika rasa malu pasangan (istri) koruptor melibatkan tiga faktor yang berpengaruh besar, yakni karakteristik partisipan, keinginan partisipan agar anaknya memiliki kebanggaan atas orang tuanya, dan relasi dengan keluarga.
dc.formatapplication/pdf
dc.language.isoeng
dc.publisherFaculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada
dc.relation.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/gamajop/article/view/55168/pdf
dc.rightsCopyright (c) 2021 Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP); http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
dc.subjectempirical research
dc.subjectkoruptor; pasangan; rasa malu; corruptor’s wife; shame; wife’s shame
dc.titleMisi Penyelamatan Diri: Dinamika Psikologis Rasa Malu Pasangan (Istri) Koruptor
dc.typeArticle
dc.identifier.oaioai:jurnal.ugm.ac.id:article/55168
dc.journal.infoGadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP); Vol 7, No 1 (2021); 1-21


This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record