Show simple item record

dc.contributor.authorSuhartono, Suhartono
dc.date.accessioned2026-05-30T10:07:31Z
dc.date.available2026-05-30T10:07:31Z
dc.date.issued2012-07-03 00:00:00
dc.identifier.issn2302-9269
dc.identifier.issn0852-0801
dc.identifier.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/602
dc.identifier.uri10.22146/jh.602
dc.identifier.urihttp://digilib.fisipol.ugm.ac.id/repo/handle/15717717/84787
dc.description.abstractMelalui catatan kecil ini akan dikemukakan dialog yang tidak kalah pentingnya dengan dialog yang akhir-akhir ini banyak dimediamasakan khususnya yang berhubungan dengan IPTEK. Bukan semata-mata pengajuan judul dengan tema budaya atau kebudayaan yang ada dalam lingkup ilmu humaniora itu menjadi warga kelas dua dalam jajaran ilmu pengetahuan di Indonesia setelah IPTEK, akan tetapi lebih menempatkan pada proporsi yang sebenarnya dimana kedudukan budaya nasional khususnya dalam PJP II.
dc.formatapplication/pdf
dc.language.isoeng
dc.publisherFaculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada
dc.relation.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/602/392
dc.rightsCopyright (c) 2012 Suhartono Suhartono; http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
dc.subject-
dc.titlePengayaan Budaya Nasional dalam Proses Transformasi
dc.typeArticle
dc.identifier.oaioai:jurnal.ugm.ac.id:article/602
dc.journal.infoHumaniora; Vol 10, No 1 (1998); 1-7


This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record