Show simple item record

dc.contributor.authorAdi, Ida Rochani
dc.date.accessioned2026-05-30T10:09:17Z
dc.date.available2026-05-30T10:09:17Z
dc.date.issued2012-07-03 00:00:00
dc.identifier.issn2302-9269
dc.identifier.issn0852-0801
dc.identifier.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/613
dc.identifier.uri10.22146/jh.613
dc.identifier.urihttp://digilib.fisipol.ugm.ac.id/repo/handle/15717717/84798
dc.description.abstractBerbagai pertentangan tentang Studi Amerika sebagai suatu disiplin ilmu pada umumnya muncul di sekitar masalah apakah Studi Amerika mempunyai teori dan metode yang jelas. Sebagai disiplin ilmu, seharusnya Studi Amerika mempunyai teori dan metode. Akan tetapi, dengan nama disiplin yang memuat nama bangsa, istilah Studi Amerika menimbulkan pertanyaan kenapa disiplin itu menunjuk nama bangsa tidak seperti disiplin yang lain yang namanya menunjukkan sesuatu yang bersifat umum. Oleh karenanya, teori dan metode Studi Amerika sering dianggap terlalu provincial dan chauvinistic (Huber, 1968).
dc.formatapplication/pdf
dc.language.isoeng
dc.publisherFaculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada
dc.relation.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/613/403
dc.rightsCopyright (c) 2012 Ida Rochani Adi; http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
dc.subject-
dc.titlePendekatan Interdisipliner dalam Studi Amerika
dc.typeArticle
dc.identifier.oaioai:jurnal.ugm.ac.id:article/613
dc.journal.infoHumaniora; Vol 10, No 1 (1998); 82-85


This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record