Show simple item record

dc.contributor.authorSupriyadi, Supriyadi
dc.date.accessioned2026-05-30T10:10:16Z
dc.date.available2026-05-30T10:10:16Z
dc.date.issued2012-07-03 00:00:00
dc.identifier.issn2302-9269
dc.identifier.issn0852-0801
dc.identifier.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/624
dc.identifier.uri10.22146/jh.624
dc.identifier.urihttp://digilib.fisipol.ugm.ac.id/repo/handle/15717717/84804
dc.description.abstractManusia sering disebut sebagai makhluk sosial, makhluk berakal, makhluk berseni, dan sebagainya. Tulisan ini secara tidak langsung membicarakan manusia sebagai makhluk berbahasa, bersimbol, dan bereligi . Meskipun demikian, titik tolaknya bukan pada manusia itu sendiri, tetapi pada bahasa, simbol, dan religinya, terutama pada hubungan di antara ketiganya . Hubungan antara bahasa dan simbol tidak diragukan lagi karena bahasa merupakan jenis simbol . Demikian juga hubungan antara simbol dengan religi ; pada umumnya simbol dipakai dalam religi untuk mengonkretkan dan mendekatkan Yang Disimbolkan dengan manusia . Bahasa sebagai alat komunikasi juga dipakai dalam religi, misalnya dalam wujud doa, mantera, kitab suci, dan sebagainya.
dc.formatapplication/pdf
dc.language.isoeng
dc.publisherFaculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada
dc.relation.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/624/410
dc.rightsCopyright (c) 2012 Supriyadi Supriyadi; http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
dc.subject-
dc.titleBAHASA, SIMBOL, DAN RELIGI
dc.typeArticle
dc.identifier.oaioai:jurnal.ugm.ac.id:article/624
dc.journal.infoHumaniora; Vol 11, No 1 (1999); 49-55


This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record