Show simple item record

dc.contributor.authorNapitupulu, Cartalyna
dc.date.accessioned2026-05-30T10:10:32Z
dc.date.available2026-05-30T10:10:32Z
dc.date.issued2012-07-03 00:00:00
dc.identifier.issn2302-9269
dc.identifier.issn0852-0801
dc.identifier.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/626
dc.identifier.uri10.22146/jh.626
dc.identifier.urihttp://digilib.fisipol.ugm.ac.id/repo/handle/15717717/84806
dc.description.abstractPerbedaan dan pembagian gender tidak hanya merupakan permasalahan dalam biologi, tetapi juga berhubungan dengan bahasa . Biologi membedakan makhluk manusia atas pria dan wanita dan sistem sosial pun memandang kedua kelompok ini dengan cara yang berbeda. Berhubung bahasa berhubungan erat dengan masyarakat pemakai bahasa, yakni bahasa sebagai alat komunikasi dan hasil budaya manusia, cara pandang masyarakat terhadap adanya perbedaaan gender dapat terpancar dalam sistem tata bahasa dan unsur bahasa . Perubahan sosial juga mengakibatkan perubahan bahasa, artinya perubahan sosial tercermin dalam perubahan bahasa.
dc.formatapplication/pdf
dc.language.isoeng
dc.publisherFaculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada
dc.relation.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/626/412
dc.rightsCopyright (c) 2012 Cartalyna Napitupulu; http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
dc.subject-
dc.titleSUBORDINASI PEREMPUAN DALAM BAHASA PRANCIS
dc.typeArticle
dc.identifier.oaioai:jurnal.ugm.ac.id:article/626
dc.journal.infoHumaniora; Vol 11, No 1 (1999); 63-68


This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record