Show simple item record

dc.contributor.authorSuyata, Pujiati
dc.date.accessioned2026-05-30T10:10:40Z
dc.date.available2026-05-30T10:10:40Z
dc.date.issued2012-07-03 00:00:00
dc.identifier.issn2302-9269
dc.identifier.issn0852-0801
dc.identifier.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/627
dc.identifier.uri10.22146/jh.627
dc.identifier.urihttp://digilib.fisipol.ugm.ac.id/repo/handle/15717717/84807
dc.description.abstractDi Indonesia, selain bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional, terdapat pula beratus-ratus bahasa daerah yang digunakan sebagai alat komunikasi intrakelompok, yang dijaga keberadaannya, dilindungi, dan dihormati . Bahasa-bahasa tersebut termasuk ke dalam satu kerabat bahasa, yaitu Austronesia (Blust, 1977 : 1- 15). Hubungan bahasa-bahasa sekerabat ternyata tidak sama dekat antara satu bahasa dengan yang lain, ada yang lebih dekat atau yang Iebih jauh . Pengelompokan bahasa sekerabat menurut dekat dan jauhnya hubungan itu disebut dengan subgruping (Blust, 1977 : 1-15). Demikian juga, hubungan bahasa yang terjadi pada sembilan bahasa di Indonesia, seperti bahasa Batak, Minangkabau, Melayu, Sunda, Jawa, Madura, Banjar, Bali, dan Bugis yang termasuk kerabat bahasa Melayu-Polinesia Barat . Bahasa-bahasa itu merupakan bahasa-bahasa di Indonesia yang terbanyak pemakainya, yang penting untuk diketahui secara mendalam segala sesuatu yang berkaitan dengan bahasa-bahasa tersebut.
dc.formatapplication/pdf
dc.language.isoeng
dc.publisherFaculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada
dc.relation.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/627/413
dc.rightsCopyright (c) 2012 Pujiati Suyata; http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
dc.subject-
dc.titleDARI LEKSIKOSTATISTIK KE GLOTOKRONOLOGI : ANALISIS SEMBILAN BAHASA DI INDONESIA
dc.typeArticle
dc.identifier.oaioai:jurnal.ugm.ac.id:article/627
dc.journal.infoHumaniora; Vol 11, No 1 (1999); 69-75


This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record