Show simple item record

dc.contributor.authorManshur, Fadlil Munawwar
dc.date.accessioned2026-05-30T10:11:16Z
dc.date.available2026-05-30T10:11:16Z
dc.date.issued2012-07-04 00:00:00
dc.identifier.issn2302-9269
dc.identifier.issn0852-0801
dc.identifier.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/631
dc.identifier.uri10.22146/jh.631
dc.identifier.urihttp://digilib.fisipol.ugm.ac.id/repo/handle/15717717/84811
dc.description.abstractAjaran Islam yang paling dekat dengan sastra adalah tasawuf. Tasawuf menuntun, mengarahkan, dan membimbing umat manusia dalam semesta kehidupan yang mengutamakan kedekatan dan kemesraan makhluk dengan AI-Khaliq . Hubungan makhluk-Al-Khaliq itu diungkapkan oleh manusia melalui sarana bahasa dan perilaku kemakhlukannya . Melalui sarana bahasa, manusia dapat mengekspresikan ketakutan, kecemburuan, dan kemesraannya kepada AI-Khaliq dengan untaian kalimat yang indah dan mempesona . Melalui sarana perilaku, manusia dapat menunjukkan ketundukan dan kerendahannya di hadapan AI-Khaliq . Sarana-sarana hubungan manusia dengan Tuhan itulah yang dapat diekspresikan dengan entitas sastra . Istilah sastra tasawuf pada hakikatnya adalah sastra Islam karena tasawuf merupakan bagian kecil dari ajaran Islam, atau disebut juga sastra kitab karena dalam tradisi keilmuan Islam banyak ajaran Islam yang ditulis dalam kitab-kitab . Bisa juga sastra tasawuf disebut sastra pesantren karena santri-santri di pesantren banyak yang mengamalkan ajaran tasawuf melalui tarekat- tarekat . Jadi, tasawuf clan sastra tasawuf merupakan dua entitas yang berbeda, yang dalam kehidupan pesantren dua entias itu dipelajari dan diresepsi oleh para santri.
dc.formatapplication/pdf
dc.language.isoeng
dc.publisherFaculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada
dc.relation.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/631/417
dc.rightsCopyright (c) 2012 Fadlil Munawwar Manshur; http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
dc.subject-
dc.titleTASAWUF DAN SASTRA TASAWUF DALAM KEHIDUPAN PESANTREN
dc.typeArticle
dc.identifier.oaioai:jurnal.ugm.ac.id:article/631
dc.journal.infoHumaniora; Vol 11, No 1 (1999); 102-109


This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record