Show simple item record

dc.contributor.authorDaliman, A.
dc.date.accessioned2026-05-30T10:16:25Z
dc.date.available2026-05-30T10:16:25Z
dc.date.issued2012-08-03 00:00:00
dc.identifier.issn2302-9269
dc.identifier.issn0852-0801
dc.identifier.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/687
dc.identifier.uri10.22146/jh.687
dc.identifier.urihttp://digilib.fisipol.ugm.ac.id/repo/handle/15717717/84842
dc.description.abstractSejak dahulu di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta telah berdiri pusatpusat kerajaan, silih berganti, yang sekaligus menjadi pusat-pusat kebudayaan, peradaban, dan seni . Peninggalan-peninggalan sejarah dan budayanya masih dapat disaksikan hingga sekarang ini seperti candi-candi, bangunan kraton, tata-upacara serta adat-istiadat, kesenian, dan kerajinan rakyat tradisional, yang sebagian besar masih lestari secara turun-temurun dan malahan berkembang sampai saat sekarang . Maka dari itu, adalah tepat dan sesuai dengan akar-akar historis dan kultural, apabila kebijakan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, yang lebih-lebih didorong oleh tidak mungkinnya lagi sektor pertanian menjamin kehidupan rakyat, kemudian mengembangkan program unggulan Yogyakarta sehagai pusat budaya dan tujuan wisata budaya dengan didukung industri seni kerajinan rakyat . Di antara industri-industri seni kerajinan rakyat Yogyakarta ini, yang menjadi primadona dan memberikan identitas kepada kota ini adalah industri seni kerajinan perak . Terkait dengan hal-hal tersebut di atas setelah secara selintas dikupas akar-akar sejarah dan profit industri seni kerajinan perak yang pada dasarnya memusat di kawasan Kotagede, dalam tulisan dikedepankan pula peranannya sebagai pendukung pariwisata budaya, strateginya dalam menanggulangi krisis ekonomi (1998-1999), beserta prospek dan tantangan global yang dihadapinya.
dc.formatapplication/pdf
dc.language.isoeng
dc.publisherFaculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada
dc.relation.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/687/533
dc.rightsCopyright (c) 2012 A. Daliman; http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
dc.subject-
dc.titlePERANAN INDUSTRI SENI KERAJINAN PERAK DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA SEBAGAI PENDUKUNG PARIWISATA BUDAYA
dc.typeArticle
dc.identifier.oaioai:jurnal.ugm.ac.id:article/687
dc.journal.infoHumaniora; Vol 12, No 2 (2000); 170-180


This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record