Show simple item record

dc.contributor.authorHaryono, Timbul
dc.date.accessioned2026-05-30T10:19:17Z
dc.date.available2026-05-30T10:19:17Z
dc.date.issued2012-08-03 00:00:00
dc.identifier.issn2302-9269
dc.identifier.issn0852-0801
dc.identifier.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/706
dc.identifier.uri10.22146/jh.706
dc.identifier.urihttp://digilib.fisipol.ugm.ac.id/repo/handle/15717717/84861
dc.description.abstractAda tiga jenis bahan utama yang pada umumnya dipakai oleh manusia untuk pembuatan alat yaitu: tanah, batu, dan logam. Ketiga jenis bahan inilah yang seringkali mash bertahan menghadapi 'gigi waktu' sehingga dapat ditemukan oleh para penelki. Ketiga jenis bahan tersebut mempunyai proses teknologi yang berbeda. Jenis bahan logam memiliki proses yang lebih rumit dibandingkan dengan yang lain, yang kemudian melahirkan pengetahuan 'metalurgi'. Karena kerumitan itulah maka tidak mengherankan apabila pengetahuan metalurgi kernudian menjadi tolok ukur bagi munculnya peradaban (Childe, 1950). Pengetahuan metalurgi ituiah yang juga melahirkan craft specialization. Menurut V.G. Childe perubahan teknologi dan spesialisasi dalam kerajinan berhubungan erat dengan institusi sosial dan politik.
dc.formatapplication/pdf
dc.language.isoeng
dc.publisherFaculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada
dc.relation.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/706/552
dc.rightsCopyright (c) 2012 Timbul Haryono; http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
dc.subject-
dc.titleAnalisis Metalurgi: Peranannya dalam Eksplanasi Arkeologi
dc.typeArticle
dc.identifier.oaioai:jurnal.ugm.ac.id:article/706
dc.journal.infoHumaniora; Vol 13, No 1 (2001); 1-9


This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record