Show simple item record

dc.contributor.authorSudiro, .
dc.date.accessioned2026-05-30T10:21:32Z
dc.date.available2026-05-30T10:21:32Z
dc.date.issued2012-08-03 00:00:00
dc.identifier.issn2302-9269
dc.identifier.issn0852-0801
dc.identifier.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/715
dc.identifier.uri10.22146/jh.715
dc.identifier.urihttp://digilib.fisipol.ugm.ac.id/repo/handle/15717717/84870
dc.description.abstractTengger adalah suatu daerah pegunungan dengan puncak-puncak Gunung Bromo, Gunung Widodaren, Gunung Batok, dan Gunung Ider-Ider, yang terletak pada empat daerah kabupaten: Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Malang. Gunung Bromo adalah gunung yang dianggap suci bagi masyarakat Tengger karena merupakan lambang tempat Dewa Brahma, tempat wisata terkenal di Jawa Timur yang dapat ditempuh lewat empat kabupaten tersebut. Kawasan Tengger, dengan masyarakat adat yang kuat dan kuatnya pula kepercayaan kepada Dewa tertinggi (Hyang Widiwasa), dapat menggambarkan masih berlakunya alam kosmogoni. Setiap desa mempunyai seorang dukun dan semua dukun di kawasan Tengger dipimpin oleh koordinator dukun (Sudjai) dari Desa Ngadisari. Para dukun itulah yang berperan sebagai pelestari adat di Tengger, memimpin segala upacara adat (kecuali upacara Sayud atau tujuh bulan kandungan oleh petugas tersendiri), dan penghubung antara masyarakat Tengger dengan Hyang Widi.Masyarakat Tengger yang lingkungannya berupa gunung-gunung, gua, laut-pasir, dan desa yang sebagian terpencil masih sangat akrab dengan alam, dewa, kepercayaan mitos dan simbol-simbol.Adapun simbol selain sebagai penggambaran spiritual masyarakatnya, juga menunjukkan kontinuitas antara struktur keberadaan manusia dengan struktur kosmis.
dc.formatapplication/pdf
dc.language.isoeng
dc.publisherFaculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada
dc.relation.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/715/561
dc.rightsCopyright (c) 2012 . Sudiro; http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
dc.subject-
dc.titleLegenda dan Religi sebagai Media Integrasi Bangsa
dc.typeArticle
dc.identifier.oaioai:jurnal.ugm.ac.id:article/715
dc.journal.infoHumaniora; Vol 13, No 1 (2001); 100-112


This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record