Show simple item record

dc.contributor.authorPoerwanto, Hari
dc.date.accessioned2026-05-30T10:25:33Z
dc.date.available2026-05-30T10:25:33Z
dc.date.issued2012-08-03 00:00:00
dc.identifier.issn2302-9269
dc.identifier.issn0852-0801
dc.identifier.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/744
dc.identifier.uri10.22146/jh.744
dc.identifier.urihttp://digilib.fisipol.ugm.ac.id/repo/handle/15717717/84887
dc.description.abstractDisamping bersifat akademik, berbagai kajian tentang kebudayaan suku-suku bangsa di Indonesia memiliki tujuan praktis. Secara akademik dimaksudkan untuk pengembangan ilmu pengetahuan, sedangkan salah satu manfaat praktis adalah untuk kepentingan pembangunan dalam arti luas. Pada masa penjajahan, pengetahuan mengenai suku-bangsa dan kebudayaan di Indonesia pernah diterapkan guna menguasai dan mengatur anak negeri. Karenanya, setelah kemerdekaan pengetahuan tentang keanekaragaman sukubangsa dan kebudayaan di Indonesia merupakan bahan penting untuk integrasi nasional dan pembangunan di Indonesia. Secara teoretik, Swartz (1968) berpendapatbahwa sejarah merupakan serangkaianperistiwa unik dan spesifik yang pernah terjadi, dan tidak akan pernah terulang kembali. Berbagai peristiwa unik dan spesifik harus dikaji lebih jauh secara kritis, dan bukan hanya sekedar untuk menjelaskan sesuatu yang descriptive integration. Seorang peneliti harus mengetes dan memperbarui teorinya, termasuk pula mengupayakan suatu generalisasi guna mendukung argumentasinya melalui berbagai fakta empirik dan keteraturan-keteraturan lainnya. Tanpa didukung oleh suatu referensi yang berkaitan dengan dalil-dalil umum atau general laws yang ada, maka seseorang itu hanya membuat kiasan belaka. Penelitian komparasi lintasbudaya merupakan komponen yang valid untuk melakukan generalisasi dari masyarakat dan kebudayaan manusia yang tersebar luas di muka bumi.
dc.formatapplication/pdf
dc.language.isoeng
dc.publisherFaculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada
dc.relation.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/744/589
dc.rightsCopyright (c) 2012 Hari Poerwanto; http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
dc.subject-
dc.titleAnalisis Komparasi Lintas Budaya
dc.typeArticle
dc.identifier.oaioai:jurnal.ugm.ac.id:article/744
dc.journal.infoHumaniora; Vol 14, No 1 (2002); 42-52


This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record