Show simple item record

dc.contributor.authorHarjito, .
dc.date.accessioned2026-06-02T00:35:53Z
dc.date.available2026-06-02T00:35:53Z
dc.date.issued2012-08-03 00:00:00
dc.identifier.issn2302-9269
dc.identifier.issn0852-0801
dc.identifier.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/758
dc.identifier.uri10.22146/jh.758
dc.identifier.urihttp://digilib.fisipol.ugm.ac.id/repo/handle/15717717/84901
dc.description.abstract“Enam Jahanam” (selanjutnya disebut “EJ”) menceritakan enam orang yang berhasil merampok uang jutaan rupiah dari bank. Yang menjadi permasalahan, bagaimana pembagian uang tadi. Pada akhirnya, disepakati bahwa yang berhak mendapatkan hasil rampokan adalah mereka yang lolos dari permainan “jalan pistol”. Apa yang dinamakan “jalan pistol” adalah sebuah permainan ketika pistol diisi sebutir peluru dengan putaran acak. Sambil bermain kartu domino, barang siapa mendapat balak paling besar dialah yang wajib menembak kepalanya dengan pistol yang telah diisi peluru. Keberuntungan sajalah yang akan menentukan nasib enam orang jahanam.
dc.formatapplication/pdf
dc.language.isoeng
dc.publisherFaculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada
dc.relation.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/758/603
dc.rightsCopyright (c) 2012 . Harjito; http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
dc.subject-
dc.titleAntara Kekerasn dan Maskulinitas "Enam Jahanam" Karya Indra Tranggono
dc.typeArticle
dc.identifier.oaioai:jurnal.ugm.ac.id:article/758
dc.journal.infoHumaniora; Vol 14, No 2 (2002); 211-219


This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record