Show simple item record

dc.contributor.authorSajarwa, .
dc.date.accessioned2026-06-02T00:37:56Z
dc.date.available2026-06-02T00:37:56Z
dc.date.issued2012-08-04 00:00:00
dc.identifier.issn2302-9269
dc.identifier.issn0852-0801
dc.identifier.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/781
dc.identifier.uri10.22146/jh.781
dc.identifier.urihttp://digilib.fisipol.ugm.ac.id/repo/handle/15717717/84924
dc.description.abstractNomina (dalam bahasa Prancis nom) dapat dianalisis dari berbagai segi, yaitu dari morfologis, sintaktis, semantis, dan pragmatis. Analisis morfologis, sintaktis, dan semantis telah banyak dilakukan oleh para ahli bahasa Prancis. Adapun analisis nomina secara pragmatis, sejauh pengamatan penulis, belum banyak dilakukan. Analisis nomina secara pragmatis dikaitkan dengan bahasa sebagai alat komunikasi. Jika analisis semantis terhadap nomina lebih menitikberatkan pada acuan atau isi nomina, analisis pragmatis menitikberatkan pada bagaimana isi itu disampaikan penutur kepada mitra wicara. Adanya isi atau kandungan pada nomina tersebut mengisyaratkan bahwa penutur memiliki maksud tertentu (speaker's assessment) terhadap nomina yang disampaikan. Yang dimaksud dengan "maksud tertentu" itu secara khusus adalah pengidentifikasian nomina jika dihubungkan dengan konteks tertentu (Chafe, 1976: 27). Lebih lanjut Chafe menguraikan bahwa analisis pragmatis terhadap nomina menghasilkan informasi lama-baru, fokus-kontras, topik kalimat, sudut pandang, takrif dan taktakrif (Chafe, 1976: 28). Tulisan ini akan difokuskan pada takrif dan taktakrif atau sistem ketakrifan dalam bahasa Prancis.
dc.formatapplication/pdf
dc.language.isoeng
dc.publisherFaculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada
dc.relation.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/781/626
dc.rightsCopyright (c) 2012 . Sajarwa; http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
dc.subject-
dc.titleSistem Ketakrifan Dalam Bahasa Prancis
dc.typeArticle
dc.identifier.oaioai:jurnal.ugm.ac.id:article/781
dc.journal.infoHumaniora; Vol 15, No 2 (2003); 133-145


This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record