Show simple item record

dc.contributor.authorIbrahim, Julianto
dc.date.accessioned2026-06-02T00:39:51Z
dc.date.available2026-06-02T00:39:51Z
dc.date.issued2012-08-04 00:00:00
dc.identifier.issn2302-9269
dc.identifier.issn0852-0801
dc.identifier.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/805
dc.identifier.uri10.22146/jh.805
dc.identifier.urihttp://digilib.fisipol.ugm.ac.id/repo/handle/15717717/84945
dc.description.abstractTulisan ini mengungkapkan eksploitasi ekonomi yang dilakukan pemerintah militer Jepang di Surakarta. Kebijakan dilakukan dengan cara mengumpulkan sumber bahan makanan pokok dan penanaman paksa terhadap tanaman yang menguntungkan untuk perang. Sumber bahan makanan pokok yang wajib dikumpulkan adalah padi, gaplek, jagung, kapas, dan rosela. Pengumpulan padi dan gaplek yang sangat eksploitatif menyebabkan masyarakat Surakarta mengalami kekurangan pangan, sehingga banyak di antara mereka mengkonsumsi makanan yang tidak layak dimakan, yaitu bonggol pisang dan bonggol sente.
dc.formatapplication/pdf
dc.language.isoeng
dc.publisherFaculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada
dc.relation.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/805/647
dc.rightsCopyright (c) 2012 Julianto Ibrahim; http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
dc.subject-
dc.titleEKSPLOITASI EKONOMI PENDUDUKAN JEPANG DI SURAKARTA (1942-1945)
dc.typeArticle
dc.identifier.oaioai:jurnal.ugm.ac.id:article/805
dc.journal.infoHumaniora; Vol 16, No 1 (2004); 35-49


This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record