Show simple item record

dc.contributor.authorSuriyanto, Rusyad Adi
dc.date.accessioned2026-06-02T00:40:57Z
dc.date.available2026-06-02T00:40:57Z
dc.date.issued2012-08-06 00:00:00
dc.identifier.issn2302-9269
dc.identifier.issn0852-0801
dc.identifier.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/817
dc.identifier.uri10.22146/jh.817
dc.identifier.urihttp://digilib.fisipol.ugm.ac.id/repo/handle/15717717/84957
dc.description.abstractTulisan ini bertujuan untuk memberikan argumentasi bahwa etnografi dapat memberi keuntungan dan dukungan interpretasi prasejarah dengan lingkup dan batas yang memungkinkan ekstrapolasi tertentu . Penulis menganalisis bagaimana sejarah kehidupan manusia, khususnya dalam mencari sumber diet dan pemenuhan energi dalam usaha untuk bertahan hidup . Penulis juga menawarkan penggunaan sebuah model untuk menggambarkan bahwa interpretasi arkeologi dapat dicari dari model antropologi budaya. Model etnografi dapat memberi nuansa yang lebih luas dalam membicarakan manusia . Dengan demikian, kita dapat membuka pengkotakkotakan disiplin ilmu dan dapat melihat objek penelitian dari sudut pandang yang menyeluruh . Interpretasi arkeologi dari model atau analogi etnografi dibutuhkan untuk menguji berulang-ulang terhadap penemuan-penemuan yang bervariasi . Sebuah model atau analogi etnografi dalam penelitian prasejarah, khususnya paleonutrisi, hanya mungkin untuk menjangkau Mesolitikum atau sesuah periode itu, Neolitikum sampai sekarang . Di masa yang akan datang, arkeolog perlu mempertimbangkan catatan etnografi yang ditulis oleh antropolog, sebagai bahan bacaan atau dipakai sebagai referensi penelitian .
dc.formatapplication/pdf
dc.language.isoeng
dc.publisherFaculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada
dc.relation.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/817/659
dc.rightsCopyright (c) 2012 Rusyad Adi Suriyanto; http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
dc.subject-
dc.titleModel Penelitian Cara Pemenuhan Diet Prasejarah (Paleonutrisi)
dc.typeArticle
dc.identifier.oaioai:jurnal.ugm.ac.id:article/817
dc.journal.infoHumaniora; Vol 16, No 2 (2004); 177-188


This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record