Show simple item record

dc.contributor.authorP. Astuti, Tri Marhaeni
dc.date.accessioned2026-06-02T00:50:26Z
dc.date.available2026-06-02T00:50:26Z
dc.date.issued2012-08-09 00:00:00
dc.identifier.issn2302-9269
dc.identifier.issn0852-0801
dc.identifier.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/930
dc.identifier.uri10.22146/jh.930
dc.identifier.urihttp://digilib.fisipol.ugm.ac.id/repo/handle/15717717/85058
dc.description.abstractTulisan ini merupakan sebagian kecil data hasil penelitian yang dilakukan di Godong, Grobogan Jawa Tengah, tentang migrasi yang dilakukan oleh perempuan di Godong ke Malaysia dan Singapura sebagai TKW. Perempuan Godong yang umumnya miskin, berpendidikan rendah, harus menanggung beban kemiskinan dan mencari jalan keluar dari kemiskinan dengan bermigrasi. Hal ini mereka lakukan karena suami—yang secara konstruksi sosial—dianggap sebagai pencari nafkah utama, tidak memiliki pekerjaan tetap, menganggur karena PHK, dan menyempitnya lahan pertanian sehingga terjadi pengurangan buruh tani. Perempuan miskin di Godong sebagai TKW di luar negeri memiliki beban yang sangat berat, sebagai pencari nafkah utama dan harus tetap kukuh mempertahankan keberlangsungan hidup rumah tangganya. Tak jarang pengorbanan mereka tak mendapat penghargaan sebagaimana layaknya. Penghargaan yang mereka dapatkan di mata masyarakat adalah penghargaan sosial semu. Penghargaan yang didapatkan hanyalah sebatas uang yang dihasilkan dan segera setelah mereka kembali di desa tak ada status baru untuk mereka. Mereka tetap miskin, dan tidak mempunyai peran dalam kehidupan sosial kemasyarakatan, meski mereka merupakan sumber nafkah utama. Gerakan tandingan yang dilakukan oleh perempuan godong untuk mencari nafkah selalu gagal meningkatkan status dan peran mereka.
dc.formatapplication/pdf
dc.language.isoeng
dc.publisherFaculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada
dc.relation.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/930/777
dc.rightsCopyright (c) 2012 Tri Marhaeni P. Astuti; http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
dc.subject-
dc.titleTHE EVER FAILING COUNTER MOVEMENT: THE CASE OF LOW CLASS WOMEN MIGRATION AT GROBOGAN, CENTRAL JAVA
dc.typeArticle
dc.identifier.oaioai:jurnal.ugm.ac.id:article/930
dc.journal.infoHumaniora; Vol 20, No 2 (2008); 123-135


This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record