Show simple item record

dc.contributor.authorSukarno, .
dc.date.accessioned2026-06-02T00:51:05Z
dc.date.available2026-06-02T00:51:05Z
dc.date.issued2012-08-09 00:00:00
dc.identifier.issn2302-9269
dc.identifier.issn0852-0801
dc.identifier.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/937
dc.identifier.uri10.22146/jh.937
dc.identifier.urihttp://digilib.fisipol.ugm.ac.id/repo/handle/15717717/85065
dc.description.abstractPenelitian ini mengkaji monolog seorang pranatacara dalam resepsi perkawinan adat Jawa ‘Tumplak Punjen’ dari segi makna interpersonal dengan menggunakan teori appraisal (White 1998) yang menekankan pada ranah Engagement, Attitude dan Graduation agar dapat teridentifikasi penggunaan piranti appraisal sesuai dengan tujuan komunikatif dalam genre tersebut. Hasil penelitian menunjukan bahwa bahasa Jawa yang digunakan oleh pranatacara dapat digolongkan sebagai bahasa Jawa ‘bermarkah’ (marked) baik dalam arti keunikan penggunaan piranti appraisal maupun secara mikrolinguistik yang meliputi aspek fonologis, morfologis, dan sintaksis. Dengan demikian sebagai salah satu kekayaan budaya Jawa, kebermarkaan ini sangat perlu dilestarikan.
dc.formatapplication/pdf
dc.language.isoeng
dc.publisherFaculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada
dc.relation.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/937/784
dc.rightsCopyright (c) 2012 . Sukarno; http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
dc.subject-
dc.titleTHE STUDY ON INTERPERSONAL MEANINGS IN JAVANESE WEDDING PRANATACARA GENRE
dc.typeArticle
dc.identifier.oaioai:jurnal.ugm.ac.id:article/937
dc.journal.infoHumaniora; Vol 20, No 2 (2008); 200-209


This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record