Show simple item record

dc.contributor.authorPoerwanto, Hari
dc.date.accessioned2026-06-02T01:09:22Z
dc.date.available2026-06-02T01:09:22Z
dc.date.issued2013-05-15 00:00:00
dc.identifier.issn2302-9269
dc.identifier.issn0852-0801
dc.identifier.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/1861
dc.identifier.uri10.22146/jh.1861
dc.identifier.urihttp://digilib.fisipol.ugm.ac.id/repo/handle/15717717/85238
dc.description.abstractKelompok dan lembaga sosial adalah bentuk struktural dari masyarakat. Dalam menghadapi situasi tertentu, dinamikanya akan tergantung pada pola-pola perilaku para warganya. Dinamika suatu masyarakat tercermin dalam perkembangan dan perubahan yang terjadi, yaitu akibat hubunganorang-perorangan, antar kelompok maupun antara oranq-perorangan dengan kelompok. Berbagai bentuk interaksi sosial yang ditandai oleh terjadinya kontak dan komunikasi, merupakan aspek penting untuk mempelajari proses-proses sosial. Apabila terjadi suatu perubahan yang menyebabkan goyahnya sendi-sendi kehidupan yang ada, pengetahuan tentang proses-proses sosial akan dapat dipakai guna memahami perilaku yang akan muncul (Gillin dan Gillin, 1954). Konflik merupakan salah satu bentuk dan proses-proses  sosial yang terpenting.
dc.formatapplication/pdf
dc.language.isoeng
dc.publisherFaculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada
dc.relation.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/1861/1668
dc.rightsCopyright (c) 2013 Hari Poerwanto; http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
dc.subjectbangsa, kelompok, masyarakat, sosial, teori konflik
dc.titleTeori Konflik dan Dinamika Hubungan antarsuku-Bangsa
dc.typeArticle
dc.identifier.oaioai:jurnal.ugm.ac.id:article/1861
dc.journal.infoHumaniora; No 6 (1997)


This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record