Show simple item record

dc.contributor.authorIndrastuti, Novi Siti Kussuji
dc.date.accessioned2026-06-02T01:10:48Z
dc.date.available2026-06-02T01:10:48Z
dc.date.issued2013-05-17 00:00:00
dc.identifier.issn2302-9269
dc.identifier.issn0852-0801
dc.identifier.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/1878
dc.identifier.uri10.22146/jh.1878
dc.identifier.urihttp://digilib.fisipol.ugm.ac.id/repo/handle/15717717/85253
dc.description.abstractAlih kode dan campur kode sering dijumpai dalam siaran radio. Alih kode dan campur kode merupakan salah satu wujud dan kreativitas penyiar dalam penggunaan bahasa. Ada bermacam-macam bentuk alih kode dan campur kode dalam siaran radio sesuai dengan fungsi, tujuan, atau kepentingannya masing-masing. Masalah tersebut cukup menarik untuk dibicarakan lebih lanjut. Dalam tulisan ini yang akan dibicarakan adalah kasus alih kode dan campur kode di radio Yasika FM Yogyakarta. Hal tersebut berdasarkan atas pertimbangan bahwa alih kode dan campur kode yang terjadi dalam acara siaran di radio Yasika memiliki frekuensi yang cukup tinggi apabila dibandingkan dengan stasiun-stasiun radio lain di Yogyakarta.
dc.formatapplication/pdf
dc.language.isoeng
dc.publisherFaculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada
dc.relation.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/1878/1685
dc.rightsCopyright (c) 2013 Novi Siti Kussuji Indrastuti; http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
dc.subjectalih kode, campur kode, radio, siaran, sosiolinguistik
dc.titleAlih Kode dan Campur Kode dalam Siaran Radio: Analisis Sosiolinguistik
dc.typeArticle
dc.identifier.oaioai:jurnal.ugm.ac.id:article/1878
dc.journal.infoHumaniora; No 5 (1997)


This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record