Show simple item record

dc.contributor.authorPadmo, Soegijanto
dc.date.accessioned2026-06-02T01:16:57Z
dc.date.available2026-06-02T01:16:57Z
dc.date.issued2013-06-05 00:00:00
dc.identifier.issn2302-9269
dc.identifier.issn0852-0801
dc.identifier.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/1976
dc.identifier.uri10.22146/jh.1976
dc.identifier.urihttp://digilib.fisipol.ugm.ac.id/repo/handle/15717717/85299
dc.description.abstractGambaran klasik tentang pengaruh ekonomi perkebunan terhadap ekonomi dan masyarakat petani di sekitarnya di negara berkembang yang eksploitatif dan opressif sejak lama telah mewarnai pemikiran para peneliti yang tertarik dalam bidang tersebut Andre Gunder Frank (1967) adalah penganjur dan tokoh dari pemikiran itu, kemudian muncul pemikir-pemikir lain, meskipun dengan berbagai variasi dalam memberikan penekanan, misalnya Laclau (1971) yang menekankan hubungan perburuhan di perusahaan perkebunan sebagai issu sentral dalam perekonomian kapitalis. Karya tentang ekonomi perkebunan yang menggunakan pendekatan serupa di Indonesia antara lain dilakukan olen Ann Stoler (1985) yang melakukan penelitian di Sumatra Timur.
dc.formatapplication/pdf
dc.language.isoeng
dc.publisherFaculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada
dc.relation.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/1976/1780
dc.rightsCopyright (c) 2013 Soegijanto Padmo; http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
dc.subjectburuh, ekonomi perkebunan, kapitalis, pedesaan, petani
dc.titleEkonomi Perkebunan dan Keresahan di Pedesaan: Sebuah Survai Awal
dc.typeArticle
dc.identifier.oaioai:jurnal.ugm.ac.id:article/1976
dc.journal.infoHumaniora; No 2 (1995)


This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record