Show simple item record

dc.contributor.authorManshur, Fadlil Munawwar
dc.date.accessioned2026-06-02T01:17:37Z
dc.date.available2026-06-02T01:17:37Z
dc.date.issued2013-06-07 00:00:00
dc.identifier.issn2302-9269
dc.identifier.issn0852-0801
dc.identifier.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/1983
dc.identifier.uri10.22146/jh.1983
dc.identifier.urihttp://digilib.fisipol.ugm.ac.id/repo/handle/15717717/85306
dc.description.abstractDi Indonesia terdapat banyak karya keagamaan yang berupa kitab-kitabyang berisi ajaran aqama Islam. Kitab-kitab itu sebagian besar dikaji, diajarkan, dan dijadikan acuan hidup sehari-hari oleh para santri di pesantren. Dalam tradisi pesantren kitab-kitab keagamaan itu disebut kitab Islam k1asik (Dhofier, 1962:50). Tujuan utama pengajaran kitab Islam klasik (selanjutnya disebut KIK) adalah untuk mendidik para santri menjadi calon-calon ulama yang setia pada paham Islam di pesantren. Di antara kitab-kitab yang dicipta di lingkungan pesantren dan diajarkan langsung oleh kiai adalah kitab Raudatul-'Irlani fi Ma'rifatil-Qur'an yang artinya Taman Ilmu untuk Memahami Al Quran. Kitab ini (selanjutnya disebut RI) disusun oleh Kiai Haji Ahmad Sanusi, seorang ulama Sunda yang berprofesi sebaqai pengarang produktif kitab-kitab keagamaan, juga berkedudukan sebagai pengasuh Pesantren Gunung Puyuh Sukabumi.
dc.formatapplication/pdf
dc.language.isoeng
dc.publisherFaculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada
dc.relation.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/1983/1787
dc.rightsCopyright (c) 2013 Fadlil Munawwar Manshur; http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
dc.subjectKiai Haji Ahmad Sanusi, kitab Islam k1asik, pesantren, tafsir, tradisi
dc.titleTradisi Penciptaan dan Penafsiran Kitab Islam Klasik di Pesantren: Tinjauan Sekilas atas Salah Satu Karya Kiai Haji Ahmad Sanusi
dc.typeArticle
dc.identifier.oaioai:jurnal.ugm.ac.id:article/1983
dc.journal.infoHumaniora; No 1 (1995)


This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record