Yogyakarta, 12 Desember 2025 — Bagi mahasiswa dan akademisi, jurnal ilmiah dan prosiding adalah dua sumber utama yang tak terpisahkan dalam pencarian sumber referensi dan publikasi hasil penelitian. Keduanya memiliki kesamaan dalam memuat artikel ilmiah yang krusial bagi diseminasi pengetahuan dalam kegiatan pembelajaran dan penelitian.
Namun, tahukah kalian bahwa proses penerbitan, cakupan, dan fokus keduanya memiliki perbedaan mendasar? Memahami perbedaan ini sangat penting untuk memilih sumber referensi yang tepat dan menentukan platform publikasi yang sesuai sesuai kebutuhan.
Jurnal Ilmiah (Journals)
Jurnal menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah majalah yang khusus memuat artikel dalam bidang ilmu tertentu. Jurnal dapat dikatakan sebagai wadah formal publikasi karya ilmiah untuk mendiseminasikan hasil penelitian dan kemajuan ilmu pengetahuan. Dalam sebuah jurnal ilmiah, terdapat sejumlah artikel yang disusun dengan fokus tema yang sama dan setiap edisi membahas suatu topik yang spesifik. Jurnal dikategorikan berdasarkan cakupannya, yaitu jurnal nasional dan jurnal internasional yang memiliki cakupan penulis, dewan editor, dan pembaca global.
Selanjutnya, artikel jurnal adalah karya ilmiah dari para akademisi yang diterbitkan dalam suatu jurnal. Untuk menghasilkan suatu artikel jurnal, perlu dilakukan proses telaah sejawat (peer-review) agar menghasilkan karya berkualitas signifikan, memiliki dampak tinggi, dan memenuhi standar akademik. Proses telaah tersebut berperan penting dalam menentukan apakah suatu naskah ilmiah diterima atau ditolak.
Prosiding (Conference Proceedings)
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), prosiding didefinisikan sebagai kumpulan makalah seminar yang telah dibukukan, sering juga dikenal dengan istilah bunga rampai. Prosiding erat kaitannya dengan seminar atau konferensi, yaitu forum tempat berkumpulnya para akademisi untuk berbagi dan berdiskusi tentang penemuan, inovasi, serta kemajuan dalam bidang penelitian tertentu. Prosiding dapat dikatakan sebagai kumpulan artikel ilmiah yang telah dipresentasikan secara lisan dalam acara seminar atau konferensi berdasarkan tema spesifik. Meskipun merupakan publikasi resmi, prosiding berbeda dengan jurnal. Umumnya, artikel yang dipresentasikan dalam seminar atau konferensi akan diterbitkan dalam prosiding; namun, dalam beberapa kasus, hanya artikel terpilih saja yang dipublikasikan.
Artikel seminar/konferensi (conference paper) adalah karya ilmiah tertulis yang telah dipresentasikan kepada panitia penyelenggara seminar/konferensi. Untuk menghasilkan artikel seminar/konferensi, penulis harus mempresentasikan hasil penelitian secara lisan dalam kegiatan seminar/konferensi berlangsung setelah naskah ilmiah diterima. Penulis dapat menyajikan informasi penelitian terbaru, penelitian yang sedang berlangsung, maupun penelitian yang belum selesai; menerima umpan balik; dan interaksi dengan sesama peserta dan pakar dibidangnya.
Perbedaan Jurnal Ilmiah & Prosiding
| Jurnal Ilmiah | Prosiding | |
| Skema penerbitan | Mengikuti siklus penerbitan yang teratur dan konsisten. Setiap artikel melewati proses seleksi, revisi, dan penilaian oleh mitra bestari (peer reviewers) secara mendalam. | Diterbitkan setelah acara seminar/konferensi selesai. Proses seleksi sering dilakukan lebih cepat karena menyesuaikan tenggat waktu konferensi. |
| Telaah Sejawat | Dilakukan secara ketat oleh berbagai pakar | Umumnya hanya meninjau secara mendasar dan tidak ketat dengan aturan telaah sejawat |
| Kedalaman isi artikel ilmiah | Menyajikan penelitian empiris yang telah selesai, lengkap, dan komprehensif. Artikel disusun mengikuti format yang terstruktur. | Menyajikan penelitian terkini dan yang sedang berlangsung secara sementara. Artikel lebih fleksibel untuk menunjukkan perkembangan terbaru suatu bidang. |
| Panjang Halaman | Lebih panjang setiap artikel ilmiah (10–30+ halaman). | Lebih pendek setiap artikel ilmiah (4–8 halaman). |
| Waktu Penerbitan | Lebih cepat (beberapa minggu hingga beberapa bulan) | Lebih lama (6 bulan hingga lebih dari setahun) |
| Cakupan dan Jangkauan | Cakupan lebih fokus pada bidang tertentu dengan basis pembaca yang luas dan tersebar. | Cakupannya mengikuti tema seminar/konferensi. Pembaca umumnya berasal dari komunitas akademik yang mengikuti atau tertarik pada seminar/konferensi tersebut. |
| Dampak | Bermanfaat untuk umpan balik, jaringan kerja/koneksi, dan visibilitas | Bermanfaat untuk bobot akademis yang tinggi, sitasi, dan dampak karier |
| Fungsi | Menyebarkan hasil penelitian yang telah melewati penilaian ketat, sebagai rujukan utama untuk para peneliti, para akademisi, dan mahasiswa, dan menunjang akreditasi institusi/lembaga serta kinerja penelitian perguruan tinggi. | Menyebarkan hasil penelitian terbaru yang masih berkembang, sebagai dokumentasi resmi dari kegiatan konferensi ilmiah, dan menjadi sarana bertukar gagasan, berdiskusi, dan membangun jaringan kerja/koneksi antar peneliti. |
Jurnal ilmiah dan prosiding adalah pilar krusial dalam literatur akademik dengan peran yang saling melengkapi. Jurnal berfungsi sebagai sumber utama yang menjamin kualitas dan kedalaman materi melalui proses telaah sejawat yang ketat, sebaliknya prosiding menyediakan akses cepat terhadap temuan dan tren terkini. Dengan demikian, pemahaman komprehensif atas perbedaan keduanya merupakan keterampilan strategis bagi mahasiswa dan akademisi untuk memilih serta mempublikasikan karya ilmiah secara tepat guna. Praktik ini secara langsung mendukung upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) Poin ke-4: Pendidikan Berkualitas (Quality Education).
Perlu Referensi Penelitian yang Kredibel?
Akses jurnal kini makin mudah dengan Layanan Jurnal dari Perpustakaan FISIPOL UGM!
Nikmati kemudahan menemukan literatur ilmiah berkualitas dari berbagai bidang sosial dan politik untuk mendukung tugas, penelitian, atau publikasi ilmiah kalian.
Apa yang Bisa Kamu Akses?
• 7 situs jurnal Sosial-Politik UGM
• 42 situs jurnal UGM lintas fakultas
• 5 jurnal nasional non-UGM
• 33 situs jurnal internasional bereputasi
Dengan satu pintu akses, kalian bisa menjelajahi ratusan artikel ilmiah terpercaya untuk memperkaya pemahaman, memperkuat argumen, dan menyusun karya ilmiah lebih mudah.
Mulai Telusuri Jurnal Sekarang!
🔗ugm.id/journaldigilib
Rujukan :
- 5 Perbedaan Prosiding dan Jurnal Ilmiah. (2023, 6 September). DuniaDosen.com. Diakses pada tanggal 12 Desember 2025 dari https://duniadosen.com/perbedaan-prosiding-dan-jurnal/.
- Conference Papers Vs Journal Papers. (2025, 29 Januari). Allconferencealert Blog. Diakses pada tanggal 12 Desember 2025 dari https://www.allconferencealert.com/blog/conference-papers-vs-journal-papers/.
- Dwivedi, R. (n.d.). Conference Papers vs Journal Papers: Key Differences. Pub Scholars. Diakses pada tanggal 12 Desember 2025 dari https://pubscholars.org/conference/conference-papers-vs-journal-paper-major-difference/.
- Researcher.Life. (2024, October). Conference Paper vs. Journal Paper: What’s the Difference. Researcher.Life by Editage. Diakses pada tanggal 12 Desember 2025 dari https://researcher.life/blog/article/conference-paper-vs-journal-paper-whats-the-difference.
- S., R. (2023, September 10). Jurnal dan Prosiding, Simak 5 Perbedaannya dari Dosen Umsida. Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Diakses pada tanggal 12 Desember 2025 dari https://umsida.ac.id/perbedaan-jurnal-dan-prosiding-dari-dosen-umsida/.