Show simple item record

dc.contributor.advisor-id
dc.contributor.authorTHONTOWI, Jawahirid
dc.date.accessioned2020-02-19T07:57:37Z
dc.date.available2020-02-19T07:57:37Z
dc.date.issued31-03-2006id
dc.identifier.isbn-id
dc.identifier.urihttp://digilib.fisipol.ugm.ac.id/repo/handle/15717717/10069
dc.description.abstractIndonesia dan Australia Penarikan Duta Besar RI di Canberra oleh presiden untuk mengklarifikasi pemberian visa oleh pemerintah Australia terhadap 43 warga Papua merupakan langkah strategis dan sikap kenegarawan. Di satu pihak, penarikan Dubes RI sementara oleh Presiden SBY beberapa hari yang lalu sangat penting, tidak saja pemanggilan dubes dimaksudkan untuk dapat menjelasikan proses dan prosedur pemberian visa yang merupakan hak kedaulatan pemerintah Australia. Melainkan juga dimaksudkan sebagai upaya memeroleh keterangan yang jernih dan cerdas.id
dc.language.isoidid
dc.publisherKedaulatan Rakyatid
dc.subjectHubungan Internasional - Indonesia-Australiaid
dc.subject.ddc327 (910)(94) Tho iid
dc.titleIndonesia dan Australiaid
dc.typeArtikelid
dc.description.keywordsHubungan Internasional - Indonesia-Australiaid
dc.description.pages2 hlm.id


This item appears in the following Collection(s)

  • Article
    Material for original research or scientific investigation

Show simple item record