Show simple item record

dc.contributor.authorWidhyharto, Derajad S
dc.date.accessioned2025-09-23T05:18:33Z
dc.date.available2025-09-23T05:18:33Z
dc.date.issued2015-12-14 00:00:00
dc.identifier.issn-
dc.identifier.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jps/article/view/23426
dc.identifier.urihttp://digilib.fisipol.ugm.ac.id/repo/handle/15717717/22700
dc.description.abstract“ Seiring dengan euphoria reformasi politik, demokrasi dan demokratisasi pada tahun 2000-2005 mengalami peningkatan perhatian tetapi belum melekat kuat dalam sistem politik di daerah. Saat itu, isu kesehatan perempuan berpacu dengan kompetisi, partisipasi dan kebebasan. Kota Madiun menjadi salah satu arena kontestasi tersebut, resikonya demokrasi termodifikasi oleh dinamika sosial, politik dan pasar. Merespon hal tersebut, diperlukan upaya menggeser pendekatan kesehatan perempuan instrumental menuju pada pendekatan kesehatan perempuan substantif. Caranya memperkuat posisi subyek perempuan dalam perlindungan kesehatan perempuan hamil dan melahirkan.“Kata Kunci : demokrasi, perlindungan, kesehatan, perempuan, komodifikasi
dc.formatapplication/pdf
dc.language.isoeng
dc.publisherDepartemen Sosiologi Universitas Gadjah Mada
dc.relation.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jps/article/view/23426/15426
dc.rightsCopyright (c) 2015 Jurnal Pemikiran Sosiologi
dc.subjectnan
dc.titleDemokrasi dan Komodifikasi Perlindungan Kesehatan Perempuan
dc.typeArticle
dc.identifier.oaioai:jurnal.ugm.ac.id:article/23426
dc.journal.info['Jurnal Pemikiran Sosiologi; Vol 1, No 1 (2012): Menerobos Kemandekan Demokrasi di Indonesia; 44-57', '2502-2059', '2252-570X']


This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record