Show simple item record

dc.contributor.authorJayana, Thoriq Aziz
dc.date.accessioned2025-09-23T05:23:17Z
dc.date.available2025-09-23T05:23:17Z
dc.date.issued2019-11-18 00:00:00
dc.identifier.issn-
dc.identifier.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jps/article/view/51581
dc.identifier.urihttp://digilib.fisipol.ugm.ac.id/repo/handle/15717717/22773
dc.description.abstractKajian ini adalah telaah pemikiran Abdullah Saeed tentang metode penafsiran Al-Quran. Pemikiran Saeed sebagai penyempurna dari hermeneutika double movement-nya Fazlur Rahman, berupaya memberikan sebuah alternatif dalam menafsirkan Al-Quran di abad 21 ini dengan sebuah ‘interpretasi kontekstual’ yang lebih fleksibel dan memperhatikan konteks masa kewahyuan. Terutama pada ayat-ayat yang bermuatan ethico-legal. Dengan menyebut dirinya sebagai ‘kontekstualis’, Saeed merumuskan langkah-langkah interpretasi sebagai sebuah metodologi yang menarik untuk dikaji pada masa sekarang ini, sehingga Al-Quran tetap dapat ‘hidup’ pada seluruh zaman; dulu, sekarang dan nanti.
dc.formatapplication/pdf
dc.language.isoeng
dc.publisherDepartemen Sosiologi Universitas Gadjah Mada
dc.relation.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jps/article/view/51581/pdf
dc.rights['Copyright (c) 2019 Jurnal Pemikiran Sosiologi', 'http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0']
dc.subjectkajian Al-Quran, metode kontekstualis hermeneutika, interpretasi kontekstual ayat-ayat suci, muatan ethico-legal
dc.titleModel Interprestasi Al-Quran dalam Pendekatan Hermeneutika Kontekstual Abdullah Saeed
dc.typeArticle
dc.identifier.oaioai:jurnal.ugm.ac.id:article/51581
dc.journal.info['Jurnal Pemikiran Sosiologi; Vol 6, No 2 (2019): Memposisikan "Global South" dalam Peta Kajian Akademik di Indonesia; 112 - 123', '2502-2059', '2252-570X']


This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record