Show simple item record

dc.contributor.authorPadmo, Soegijanto
dc.date.accessioned2025-09-23T06:43:32Z
dc.date.available2025-09-23T06:43:32Z
dc.date.issued2012-07-03 00:00:00
dc.identifier.issn-
dc.identifier.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/618
dc.identifier.urihttp://digilib.fisipol.ugm.ac.id/repo/handle/15717717/24855
dc.description.abstractSampai dengan awal kemerdekaan Indonesia, buku-buku tentang sejarah Indonesia pada umumnya ditulis oleh penulis bangsa Belanda (misalnya karya Eijkman dan Stapel, 1933 ; Fruin-Mees, 1922). Para penulis karya tersebut pada umumnya berpandangan Neerlando-sentris . Oleh karena itu, uraian yang dihasilkan adalah semata-mata menceritakan petualangan bangsa Eropa, khususnya bangsa Belanda, di dunia Timur . Sangat sedikit cerita tentang bangsa Timur dijumpai dalam karya tersebut. Apabila ada cerita tentang bangsa Timur itu, hal itu karena keterlibatannya dengan kepentingan bangsa Eropa, balk sebagai pembantu yang balk maupun musuh mereka dalam berpetualang . Namun, satu karya monumental yang lain dari tema yang lazim pada waktu itu ialah karya Van Leur (1955), yang menempatkan peranan penting masyarakat pedagang di Asia Tenggara dalam kegiatan ekonomi sejak sebelum kedatangan bangsa Eropa.
dc.formatapplication/pdf
dc.language.isoeng
dc.publisherFaculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada
dc.relation.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/618/405
dc.rights['Copyright (c) 2012 Soegijanto Padmo', 'http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0']
dc.subjectnan
dc.titleBEBERAPA HAL TENTANG KAJIAN SEJARAH SOSIAL-EKONOMI INDONESIA: SEBUAH SURVAI
dc.typeArticle
dc.identifier.oaioai:jurnal.ugm.ac.id:article/618
dc.journal.info['Humaniora; Vol 11, No 1 (1999); 9-15', '2302-9269', '0852-0801']


This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record