Show simple item record

dc.contributor.authorInsukindro, Insukindro
dc.date.accessioned2025-09-23T07:57:25Z
dc.date.available2025-09-23T07:57:25Z
dc.date.issued1993-09-19 00:00:00
dc.identifier.issn-
dc.identifier.uri-
dc.identifier.urihttp://digilib.fisipol.ugm.ac.id/repo/handle/15717717/27400
dc.description.abstractPendekatan tradisional atau pendekatan angka pengganda uang merupakan salah satu pendekatan dalam anlisis perilaku uang beredar. Melalui pendekatan ini dapat dikaji pengaruh uang primer dan komponen-komponennya terhadap jumlah uang beredar dengan anggapan bahwa angka pengganda uang adalah tetap, stabil atau dapat diprediksi perilakunya.Makalah ini mencoba mengeterapkan pendekatan tradisional tersebut di Indonesia. Pembahasan pada prinsipnya bertumpu pada identitas akuntasi dan analisis tabel silang yang diharapkan dapat mengkaji hubungan antara komponen neraca sistem moneter dan otoritas moneter di Indonesia. Melalui kedua alat analisis itu dapat pula diketahui pengaruh moneter sektor pemerintahterhadap uang primer dan uang beredar di Indonesia. Hasil studi nampaknya tidak selaras dengan anggapan pendekatan tradisional di atas, karena komponen angka pengganda uang di Indonesia dipengaruhi oleh perilaku bank-bank umum, masyarakat dalam dan luar negeri yang tidak mudah memprediksinya.
dc.formatapplication/pdf
dc.language.isoeng
dc.publisherFaculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada
dc.relation.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jieb/article/view/40697/22728
dc.rights['Copyright (c) 1993 Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia (Journal of Indonesian Economy and Business)', 'http://creativecommons.org/licenses/by-sa/']
dc.subjectnan
dc.titlePENDEKATAN TRADISIONAL MENGENAI ANALISIS UANG BEREDAR: SUATU STUDI KASUS DI INDONESIA
dc.typeArticle
dc.identifier.oaioai:jurnal.ugm.ac.id:article/40697
dc.journal.info['Journal of Indonesian Economy and Business (JIEB); Vol 8, No 1 (1993): September; 3-16', '2338-5847', '2085-8272']


This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record