Show simple item record

dc.contributor.authorMaulani, Z.A -
dc.date.accessioned2025-09-23T08:39:30Z
dc.date.available2025-09-23T08:39:30Z
dc.date.issued2016-04-26 00:00:00
dc.identifier.issn-
dc.identifier.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jkn/article/view/11673
dc.identifier.urihttp://digilib.fisipol.ugm.ac.id/repo/handle/15717717/28821
dc.description.abstractDefinisi ketahanan nasional adalah "suatu kondisi dinamik bangsa, yang  meliputi seluruh aspek kehidupan nasional yang terintegrasi, berisi keuletan dan ketangguhan, yang mengandung kemampuan untuk mengembangkan kekuatan nasional, dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan, ancaman, hambatan dan ganguan, baik yang datang dari luar maupun dari dalam, yang langsung maupun tidak langsung membahayakan integritas, indentitas, kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan mengejar tujuan nasional". Konsep ketahanan nasional mirip dengan pengertian imunitas pada sistem tubuh manusia.Imunitas tubuh akan mampu menolak masuknya berbagai penyakit yang dapat melemahkan kesehatan tubuh atau yang dapat berakibat fatal terhadap nyawa manusia. Kita juga mengetahui imunitas akan tetap prima bila ketentuan-ketentuan tentang cara menjaga kesehatan tubuh tetap di perhatikan.
dc.formatapplication/pdf
dc.language.isoeng
dc.publisherUniversitas Gadjah Mada
dc.relation.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jkn/article/view/11673/8661
dc.rights['Copyright (c) 1970 Z.A - Maulani', 'http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0']
dc.subject-
dc.titleAGAMA DAN KETAHANAN NASIONAL HUBUNGAN ISLAM DENGAN ABRI SEBGAI FUNDAMENTAL POLITIK
dc.typeArticle
dc.identifier.oaioai:jurnal.ugm.ac.id:article/11673
dc.journal.info['Jurnal Ketahanan Nasional; Vol 3, No 2 (1998); 1-10', '2527-9688', '0853-9340']


This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record