Show simple item record

dc.contributor.authorPurwanegara, Dani
dc.date.accessioned2025-09-23T08:42:25Z
dc.date.available2025-09-23T08:42:25Z
dc.date.issued2016-08-16 00:00:00
dc.identifier.issn-
dc.identifier.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jkn/article/view/22118
dc.identifier.urihttp://digilib.fisipol.ugm.ac.id/repo/handle/15717717/28926
dc.description.abstractPada tanggal 11 September 2001 masyarakat dunia pada umumnya, Amerika pada khususnya terguncang hebat karena Amerika Serikat yang seolah tak tersentuh oleh serangan pendadakan-didalam negerinya-mengalami serangkaian serangan teroris. Dua gedung menara kern bar kebanggaan masyarakat bisnis Amerika yaitu World Trade Center (WTC), luluh lantak dihancurkan karena ditabrak pesawat komersial yang diduga dibajak teroris dan relatif baru tanggal landas- berarti muatan bahan bakarnya masih penuh. Gedung Departemen pertahanan Pentagon yang selama ini dianggap sangat steril dari ancaman tidak luput dari incaran teroris.
dc.formatapplication/pdf
dc.language.isoeng
dc.publisherUniversitas Gadjah Mada
dc.relation.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jkn/article/view/22118/14766
dc.rights['Copyright (c) 2016 Dani Purwanegara', 'http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0']
dc.subjectnan
dc.titleBelajar Dari Keberadaan Homeland Security Amerika Serikat (Bukan Untuk Meniru Begitu Saja)
dc.typeArticle
dc.identifier.oaioai:jurnal.ugm.ac.id:article/22118
dc.journal.info['Jurnal Ketahanan Nasional; Vol 12, No 2 (2007); 73-85', '2527-9688', '0853-9340']


This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record