Tradisi Upacara Buka Luwur Makam Sunan Kudus dalam Perspektif Hierarki Nilai Max Scheler
Abstract
Penelitian ini menunjukkan pentingnya menjaga kelestarian budaya dan tradisi sebagai bagian dari identitas Penelitian ini mengkaji tradisi Upacara Buka Luwur Makam Sunan Kudus, yang merupakan upacara adat yang dilaksanakan oleh masyarakat Kudus untuk memperingati wafatnya Sunan Kudus. Upacara ini mencakup serangkaian ritual yang diawali dengan penjamasan keris pusaka dan diakhiri dengan pembagian bubur asyura dan sego jangkrik kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis nilai-nilai yang terkandung dalam upacara tersebut melalui lensa hierarki nilai yang dikembangkan oleh filsuf Max Scheler. Dalam perspektif Scheler, nilai dibagi menjadi empat tingkatan: kesesuaian, vitalitas, mentalitas, dan kekudusan, dengan masing-masing tingkatan memiliki ciri khusus yang mencerminkan aspek-aspek kehidupan manusia dari yang paling dasar hingga yang spiritual. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai kekudusan atau kerohanian menduduki posisi tertinggi dalam upacara buka luwur, diikuti oleh nilai mentalitas yang mencerminkan komitmen dan partisipasi aktif masyarakat. Nilai vitalitas tercermin dari solidaritas dan kerjasama dalam kegiatan upacara, sementara nilai kesesuaian hadir melalui aspek kepedulian sosial yang terintegrasi dalam tradisi pembagian makanan. Penelitian ini memberikan wawasan mengenai bagaimana tradisi lokal dapat menjadi media untuk mempertahankan dan mengkomunikasikan nilai-nilai agama dan sosial, serta dan warisan komunitas.
Date
2024-07-28Author
Maghfiroh, Alfina
Metadata
Show full item recordURI
https://jurnal.ugm.ac.id/paradigma/article/view/91935http://digilib.fisipol.ugm.ac.id/repo/handle/15717717/30266
