Show simple item record

dc.creatorMuhammad Qobidl Ainul Arif
dc.creatordkk
dc.date.accessioned2025-10-09T07:14:10Z
dc.date.available2025-10-09T07:14:10Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.isbn978-623-02-7954-6
dc.identifier.other978-623-124-147-4
dc.identifier.urihttp://digilib.fisipol.ugm.ac.id/repo/handle/15717717/41203
dc.description.abstractPersoalan Palestina tidak akan pernah habis didiskusikan sampai negara ini merdeka dari penjajahan Israel. Buku ini adalah bagian dari ikhtiar para penulisnya untuk berkontribusi dalam menciptakan perdamaian dunia dengan menggunakan perspektif akademisi Muslim dari Indonesia. Diterbitkannya buku ini tepat pada 75 tahun pasca pendudukan Israel atas Palestina yang telah dimulai sejak 1948. Persoalan ini semakin rumit lagi setelah kebijakan pemerintah Israel di bawah Perdana Menteri Benyamin Netanyahu yang ekspansif dan represif, ditunjukkan dengan upaya perluasan pemukiman di wilayah Palestina. Sementara di sisi lain, dukungan negara-negara Arab terhadap Palestina mulai dipertanyakan. Hal ini turut dipicu oleh adanya normalisasi hubungan diplomatik empat negara Arab dengan Israel, yaitu: Uni Emirat Arab, Bahrain, Maroko, dan Sudan. Lantas bagaimana dengan Indonesia?
dc.language.isoid
dc.publisherDeepublish Digital
dc.subjectSosial
dc.subjectHubungan Internasional
dc.titleHubungan Luar Negeri Indonesia dan Persoalan Pendudukan Israel Atas Palestina
dc.typeBook
dc.identifier.oaioai:doaj.org/journal:91178


This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record