Show simple item record

dc.creatorM. Fajar Shodiq Ramadlan
dc.creatorLa Ode Machdani Afala
dc.date.accessioned2025-10-10T03:59:59Z
dc.date.available2025-10-10T03:59:59Z
dc.date.issued2022
dc.identifier.isbn978-623-296-470-9
dc.identifier.other978-623-296-466-2
dc.identifier.urihttps://kbk53255f9.perpustakaandigital.com/read/57630
dc.identifier.urihttp://digilib.fisipol.ugm.ac.id/repo/handle/15717717/41746
dc.description.abstractBerkembangnya fenomena kemunduran demokrasi serta menguatnya rezim otokrasi, menjadi titik balik optimisme perkembangan demokrasi dalam kurun waktu satu dekade terakhir. Dibandingkan dengan fenomena otoritarian di masa lalu, rezim otokrasi kontemporer justru menggerus demokrasi dengan metode yang ‘konstitusional’, terlembaga, dan halus. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pembatasan terhadap kebebasan berpendapat, berserikat, termasuk kebebasan pers dan media. Gejala yang dapat dilihat dalam upaya reduksi kebebasan pers saat ini, di antaranya: menciptakan regulasi yang membatasi kerja jurnalis dan media, mengambil alih kepemilikan media, memanipulasi media dengan pembiayaan atau iklan, mengancam atau mengintimidasi pekerja dan organisasi media, serta penangkapan dan pembubaran organisasi pers dan media yang dianggap melawan pemerintah. Buku ini berupaya mewarnai literatur tentang keterkaitan pers, rezim dan kemunduran demokrasi, yang dapat digunakan baik dalam kajian-kajian ilmu politik, studi pemerintahan, maupun ilmu komunikasi.
dc.language.isoid
dc.publisherUB PRESS
dc.subjectPendidikan
dc.subjectIlmu Sosial dan Politik
dc.titlePolitik Media, Media Politik: Pers, Rezim, dan Kemunduran Demokrasi
dc.typeBook
dc.source.groupfisipolkubuku


This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record