ABURIZAL BAKRIE: DOMINASI IKLAN POLITIK & PERILAKU PEMILIH PEMULA DI KOTA YOGYAKARTA
Abstract
Studi ini menjelaskan tentang pengaruh iklan politik di media televisi terhadap persepsi politik pemilih pemula di Kota Yogyakarta. Teori yang tersedia saat ini menyajikan dua pendekatan, yaitu pendekatan pluralisme yang menganggap media sebagai ruang objektif yang bebas kepentingan, dan pendekatan dominasi yang menganggap media sebagai alat kepentingan politik kelompok tertentu. Kondisi yang terjadi di Indonesia saat ini tampaknya sangat relevan dijelaskan dengan pendekatan dominasi media, dimana banyak bermunculan kandidat politik yang berlatar belakang dari pengusaha media. Argumentasi dalam studi ini menjelaskan bahwa media massa merupakan alat bagi kelas kapitalis yang juga sekaligus kandidat politik untuk mempengaruhi persepsi pemilih pemula. Sehingga, hanya kandidat atau partai politik yang didukung oleh keuangan yang kuat yang mampu bersaing memenangkan persepsi politik pemilih pemula. Argumen tersebut bisa dibuktikan dengan mengukur bagaimana pengaruh media (iklan politik) yang dikuasai oleh kandidat politik terhadap persepsi pemilih. Aspek kebaruan dari argumen tersebut yaitu fokus kajian yang lebih spesifik kepada segmen pemilih pemula. Studi ini menggunakan rancangan penelitian survei kuantitatif untuk pemilih pemula di Kota Yogyakarta. Sampel penelitian ini yaitu siswa-siswi kelas XII SMA negeri dan swasta di Kota Yogyakarta. Jumlah sampel yang sudah dijangkau sebanyak 350 orang dengan taraf kesalahan 5%. Responden dipilih dengan teknik cluster random sampling yang mewakili 10 kecamatan di Kota Yogyakarta. Hasil survei penelitian menemukan bahwa iklan politik Aburizal Bakrie sangat gencar dilakukan melalui media televisi. Indikator yang digunakan untuk mengukurnya yaitu, televisi sebagai sumber informasi utama, rutinitas menonton televisi, personalisasi dan dimensi emosional tentang sosok kandidat Aburizal Bakrie di dalam iklan politik yang ditayangkan. Sedangkan untuk mengukur persepsi pemilih pemula, indikator yang digunakan yaitu penilaian tentang popularitas, penampilan umum, kepribadian, dan penilaian tingkat penerimaan sosok Aburizal Bakrie oleh pemilih pemula di Kota Yogyakarta. Berdasarkan hasil uji statistik regresi linier, ditemukan bahwa bahwa gencarnya iklan politik yang dilakukan oleh Aburizal Bakrie memberikan pengaruh yang signifikan terhadap persepsi pemilih pemula di Kota Yogyakarta. Kesimpulan dari studi ini, Pertama, bahwa Aburizal Bakrie sebagai kapitalis media televisi sangat mendominasi persepsi politik pemilih pemula. Kedua, memahami TV One sebagai media politik Aburizal Bakrie yang sangat mendominasi persepsi politik pemilih pemula di Kota Yogyakarta.
Date
2014Author
Ardian Bakhtiar Rivai, Dra. Ratnawati
Metadata
Show full item recordURI
https://etd.repository.ugm.ac.id/penelitian/detail/68929http://digilib.fisipol.ugm.ac.id/repo/handle/15717717/46331
