Show simple item record

dc.contributor.authorSupriyanto Supriyanto
dc.date.accessioned2018-12-13T14:09:57Z
dc.date.accessioned2026-05-20T21:26:33Z
dc.date.available2026-05-20T21:26:33Z
dc.date.issued2018-12-13T14:09:57Z
dc.identifier.urihttps://ejournal.uinsaizu.ac.id/index.php/yinyang/article/view/2107
dc.identifier.urihttp://digilib.fisipol.ugm.ac.id/repo/handle/15717717/55172
dc.description.abstractAkhlak berpakaian seorang Muslimah adalah manakalan ia mengenakan pakaian dengan rapi, menutup aurat dan tanpa berlebih-lebihan sesuai dengan apa yang telah digariskan Al-Qur’an dan As-Sunnah. Dilakukan atas kehendak atau kemauan sendiri, mendarah daging dan berjalan secara kontinyu atau terus menerus sehingga mentradisi dalam kehidupannya. Terbentuknya perilaku beragama ditentukan oleh keseluruhan pengalaman yang disadari oleh pribadi setiap orang, kesadaran merupakan sebab dari tingkah laku, artinya bahwa apa yang dipikirkan dan dirasakan oleh individu itu menentukan apa yang akan diajarkan. Dalam konteks ini peneliti melakukan riset terhadap karyawati Pabrik Bulu mata di Kabupaten Purbalingga terhadap perilaku keberagamaan dikaitkan dengan tren busana muslimah. Menggunakan metode kombinasi ini pada tahap awal menggunakan metode kualitatif dan tahap berikutnya menggunakan metode kuantitatif. Penelitian ini dilakukan pada dua Pabrik Bulu yakni PT Shinhan Creatindo Cabang Kedungmenjangan Purbalingga Jawa Tengah (Pabrik A) dan PT Royal Korindah Cabang Poultry Desa Pasunggingan Purbalingga Jawa Tengah (Pabrik B). Pabrik A sebagai sampel pabrik di perkotaan. Pabrik B sebagai sampel pabrik di pedesaan. Hasil dari peneitian ini adalah Sikap karyawati terhadap busana muslimah menunjukkan sikap positif, menunjukkan adanya rasa senang dan nyaman terhadap busana muslim yakni 71,4% karyawati Pabrik A menyatakan setuju atau sangat setuju senantiasa berbusana muslim dalam kehidupan sehari-hari, sedangkan 88,5% karyawati Pabrik B yang menyatakan setuju atau sangat setuju senantiasa berbusana muslim dalam kehidupan sehari-hari. Untuk Trend berbusana muslim pada dari Pabrik A dan Pabrik B secara umum dapat disimpulkan bahwa model busana yang dipergunakan sudah menutup aurat dengan baik dan tidak ketat atau transparan. Adapun implikasi dari kebiasaan berbusana muslim dengan perilaku keagamaan karyawati secara umum memberikan dampak yang positif.
dc.publisherPusat Studi Gender dan Anak UIN SAIZU Purwokerto
dc.subject.lccIslam; Social Sciences
dc.titleTrend Busana Muslimah dan Perilaku Keagamaan di Kalangan Karyawati
dc.typeArticle
dc.title.journalYinyang: Jurnal Studi Islam, Gender dan Anak
dc.identifier.oaioai:doaj.org/journal:c8e6e755556d42ed960dcca6b7d29087


This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record