| dc.contributor.author | Supriyanto, Mahathelge Ahmad | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-05T02:13:12Z | |
| dc.date.available | 2026-02-05T02:13:12Z | |
| dc.date.issued | 2025-11-30 00:00:00 | |
| dc.identifier.issn | - | |
| dc.identifier.uri | https://jurnal.ugm.ac.id/lembaran-sejarah/article/view/104553 | |
| dc.identifier.uri | http://digilib.fisipol.ugm.ac.id/repo/handle/15717717/55173 | |
| dc.description.abstract | Penelitian ini membahas tentang adanya mobil listrik dalam perkembangan industri taksi di wilayah Jawa. Hasil penelitian ini menunjukan jika terdapat pengaruh dari kebijakan politik liberal dan berkembangnya komoditas mobil di Jawa yakni munculnya industri jasa taksi. Selama perkembangan industri taksi yang dimulai dari tahun 1910, terdapat beberapa armada taksi di Jawa yang menggunakan mobil listrik untuk mobilitas bisnisnya. Penggunaan mobil listrik tersebut merupakan pengaruh dari Eropa dan Amerika yang sudah lebih dahulu menggunakan alat transpotasi tersebut untuk industri taksi. Selama perkembangan mobil listrik di Amerika, perempuan lebih dominan memiliki kendaraan ini, hal tersebut kemudian memiliki pengaruh kepada desain-desain mobil di masa berikutnya, sementara itu dalam perkembangannya di Jawa, taksi dengan armada mobil listrik tidak terlalu diminati, hal tersebut dikarenakan masalah baterai yang boros, meskipun demikian industri taksi terus berkembang di kota-kota besar seperti Batavia, Semarang dan Surabaya. | |
| dc.format | application/pdf | |
| dc.language.iso | eng | |
| dc.publisher | Universitas Gadjah Mada | |
| dc.relation.uri | https://jurnal.ugm.ac.id/lembaran-sejarah/article/view/104553/42970 | |
| dc.rights | ['Copyright (c) 2025 Lembaran Sejarah', 'http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0'] | |
| dc.subject | Mobil listrik; industri taksi; Jawa; sejarah transportasi | |
| dc.title | Mobil Listrik dalam Perkembangan Industri Taksi di Jawa Awal Abad XX | |
| dc.type | Article | |
| dc.identifier.oai | oai:jurnal.ugm.ac.id:article/104553 | |
| dc.journal.info | ['Lembaran Sejarah; Vol 21, No 2 (2025); 129—141', '2620-5882', '1410-4962'] | |