Show simple item record

dc.creatorRahardjo Adisasmita
dc.creatorSakti Adji adisasmita
dc.date.accessioned2026-02-05T07:32:13Z
dc.date.available2026-02-05T07:32:13Z
dc.date.issued2011
dc.identifier.isbn978-979-756-778-1
dc.identifier.urihttps://kbk53255f9.perpustakaandigital.com/read/204
dc.identifier.urihttp://digilib.fisipol.ugm.ac.id/repo/handle/15717717/56046
dc.description.abstract<p style="text-align:justify;">Beban kota Jakarta sebagai ibukota negara dan pemerintahan sudah sangat berat, menghadapi berbagai kepadatan yang tinggi, bencana banjir, ancaman rob (banjir laut pasang), abrasi, intrusi air laut, dan pengambilan air bawah tanah yang berlebihan, mengakibatkan Jakarta menjadi keropos, padat, tidak sehat dan tidak nyaman. Oleh karena itu Jakarta sebaiknya dipindah, karena besar kemungkinan Jakarta akan tenggelam sebelum tahun 2030, bahkan mungkin lebih awal yaitu tahun 2020.</p> <p style="text-align:justify;">Persyaratan sebagai ibukota baru, yaitu memiliki aksessibilitas tinggi, tersedia tata ruang yang luas, tidak mengorbankan lahan produktif, tersedia infrastruktur yang memadai, lingkungan hidup yang kondusif, tingkat kerentanan bencana alam rendah, dan bebas dari gangguan keamanan. Lokasi alternatif ibukota baru mengarah kepada lokasi tengah (teori tempat sentral) dan memilih pada lokasi ujung (teori simpul jasa distribusi), yaitu pada wilayah Makassar, yang dikenal sebagai main sea highway .</p> <p style="text-align:justify;">Buku ini membahas pertanyaan fundamental, yaitu &ldquo;mengapa&rdquo;, &ldquo;apa&rdquo;, &ldquo;dimana&rdquo;, dan &ldquo;bagaimana&rdquo; pemindahan ibukota Jakarta secara ilmiah, dan memberikan solusi secara konseptual.</p>
dc.language.isoid
dc.publisherGraha Ilmu
dc.subjectManajemen
dc.titleLogika Pemindahan Ibukota Jakarta
dc.typeBook
dc.source.groupfisipolkubuku


This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record