Show simple item record

dc.contributor.authorSetiawati, Nur Aini
dc.date.accessioned2026-06-02T00:43:15Z
dc.date.available2026-06-02T00:43:15Z
dc.date.issued2012-08-08 00:00:00
dc.identifier.issn2302-9269
dc.identifier.issn0852-0801
dc.identifier.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/847
dc.identifier.uri10.22146/jh.847
dc.identifier.urihttp://digilib.fisipol.ugm.ac.id/repo/handle/15717717/84981
dc.description.abstractNasionalisme memainkan peranan penting dalam segala aspek dinamika masyarakat, baik di Indonesia maupun di Korea Selatan. Nasionalisme di dua negara itu dipertajam oleh perjuangan menentang pemerintah kolonial. Indonesia menghadapi kolonial Belanda dan Jepang, sedangkan Korea Selatan menghadapi kolonial Jepang. Di samping itu, kedua negara itu didominasi oleh konflik dengan berbagai macam kekuatan asing serta konflik dengan partai komunis di negaranya masing-masing. Untuk mencapai kemerdekaan negara dan identitas nasionalnya masing-masing Indonesia dan Korea Selatan berjuang menentang kekuatan asing dan berusaha mengatasi konflik di dalam negaranya. Oleh karena itu, ada persamaan dan perbedaan antara kedua negara itu. Persamaannya adalah kedua negara itu sama-sama berhasil dalam menciptakan nasionalisme. Perbedaannya, nasionalisme di Indonesia ada dalam pengaruh dua dunia, yaitu blok barat dan blok timur, sedangkan nasionalisme di Korea Selatan ada dalam pengaruh blok barat.
dc.formatapplication/pdf
dc.language.isoeng
dc.publisherFaculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada
dc.relation.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/847/694
dc.rightsCopyright (c) 2012 Nur Aini Setiawati; http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
dc.subject-
dc.titleA COMPARISON ON INDONESIAN AND SOUTH KOREAN NATIONALISM: A HISTORICAL PERSPECTIVE
dc.typeArticle
dc.identifier.oaioai:jurnal.ugm.ac.id:article/847
dc.journal.infoHumaniora; Vol 17, No 3 (2005); 225-235


This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record