Show simple item record

dc.contributor.authorFernandez, Inyo Yos
dc.date.accessioned2026-06-02T01:15:45Z
dc.date.available2026-06-02T01:15:45Z
dc.date.issued2013-06-03 00:00:00
dc.identifier.issn2302-9269
dc.identifier.issn0852-0801
dc.identifier.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/1945
dc.identifier.uri10.22146/jh.1945
dc.identifier.urihttp://digilib.fisipol.ugm.ac.id/repo/handle/15717717/85286
dc.description.abstractBahasa Mai Brat dialek Ayamaru di Sarong, Irian Jaya, dan bahasa Lamaholot dialek lie Mandiri di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, dalam kajian lingulstik diakronis Austronesia merupakan dua bahasa daerah di Indonesia bagian timur yang status relasi kekerabatannya di bidang sintaksis masih belum diketahui dengan jelas. Kelompok bahasa Non-Austronesla (NAN), merupakan suatu kelompok bahasa yang hingga kinibelum diidentifikasi lebih jauh untuk dapat membedakannya dari kelompokAustronesia (AN). Seperti diketahui pada hampir sebagian besar kawasanAsia Tenggara-Pasifik terdapat bahasa yang termasuk: dalam kelompok bahasa AN. Bahasa lamaholot dialek Ile Mandiri di Flores Timur, termasuk salah satu di antara bahasa-bahasa dl Propinsi Nusa Tenggara Timur yang secara fonologis dan leksikal tergolong dalam kelompok bahasa AN (Femardez, 1981).
dc.formatapplication/pdf
dc.language.isoeng
dc.publisherFaculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada
dc.relation.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/1945/1749
dc.rightsCopyright (c) 2013 Inyo Yos Fernandez; http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
dc.subjectaustronesia, ayamaru, bahasa, Lamaholot,lie Mandiri, Mai Brat, non-austronesia
dc.titlePersesuaian SUbjek-Verba dalam Bahasa Mai Brat Dialek Ayamaru dan Lamaholot Dialek lie Mandiri: Studi Perbandingan Pengaruh Bahasa Non-Austronesia terhadap Bahasa Austronesia
dc.typeArticle
dc.identifier.oaioai:jurnal.ugm.ac.id:article/1945
dc.journal.infoHumaniora; No 3 (1996)


This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record