Show simple item record

dc.contributor.authorYuwono, Pujo Semedi H.
dc.date.accessioned2026-06-02T01:18:23Z
dc.date.available2026-06-02T01:18:23Z
dc.date.issued2013-06-07 00:00:00
dc.identifier.issn2302-9269
dc.identifier.issn0852-0801
dc.identifier.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/1991
dc.identifier.uri10.22146/jh.1991
dc.identifier.urihttp://digilib.fisipol.ugm.ac.id/repo/handle/15717717/85314
dc.description.abstractPada tulisan ini akan disajikan bahasan tentang teknologi subsistensidalam perspektif evolusi. Dalam tulisan ini tidak hanya diuraikan perubahan teknologi subsistensi, tetapi juga efek keberadaan suatu bentuk teknologi subsistensi terhadap kondisi unsur-unsur kebudayaan yang lain. Tiga tipe teknologi subsistensi akan akan dipaparkan pada tutisan ini, yakni berburu meramu di kalangan masyarakat primitif; perladangan pada masyarakat tribal, dan; pertanian intensif di kalangan peasant.
dc.formatapplication/pdf
dc.language.isoeng
dc.publisherFaculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada
dc.relation.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/1991/1796
dc.rightsCopyright (c) 2013 Pujo Semedi H. Yuwono; http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
dc.subjectberburu meramu, budaya, evolusi, perladangan, pertanian intensif, teknologi subsistensi
dc.titleEvolusi Teknologi Subsistensi
dc.typeArticle
dc.identifier.oaioai:jurnal.ugm.ac.id:article/1991
dc.journal.infoHumaniora; No 1 (1995)


This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record