Show simple item record

dc.contributor.authorSairin, Sjafri
dc.date.accessioned2026-06-02T01:18:28Z
dc.date.available2026-06-02T01:18:28Z
dc.date.issued2013-06-07 00:00:00
dc.identifier.issn2302-9269
dc.identifier.issn0852-0801
dc.identifier.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/1993
dc.identifier.uri10.22146/jh.1993
dc.identifier.urihttp://digilib.fisipol.ugm.ac.id/repo/handle/15717717/85315
dc.description.abstractMembicarakan demokrasi dan perspektif kebudayaan daerah, seperti kebudayaan Minangkabau yang menjadi topik pembicaraan kita kali ini, sebenarnya tidak lebih dari memperbincangkan sebuah benda pusaka yang telah kita bungkus rapat-rapat dan disimpan di tempat yang terhormat. Paling tidak dengan adanya kesempatan untuk membicarakannya akan menambah pemahaman kita terhadap kearifan nenek moyang kita dalammengharungi kehidupan mereka di masa lalu. Dengan pemahaman itu mungkin akan terbuka sedikit kesempatan untuk dijadikan tolok ukur dalam pengembangan kehidupan demokrasi yang sekarang ini sedang kita jalani. Tulisan singkat berikut ini mencoba mengulas kehidupan demokrasi dan perspektif kebudayaan Minangkabau, sebuah suku bangsa yang berasal dari daerah bagian barat tengah pulau Sumatra.
dc.formatapplication/pdf
dc.language.isoeng
dc.publisherFaculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada
dc.relation.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/1993/1797
dc.rightsCopyright (c) 2013 Sjafri Sairin; http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
dc.subjectdemokrasi, kebudayaan, Minangkabau, perspektif
dc.titleDemokrasi dalam Perspektif Kebudayaan Minangkabau
dc.typeArticle
dc.identifier.oaioai:jurnal.ugm.ac.id:article/1993
dc.journal.infoHumaniora; No 1 (1995)


This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record