Show simple item record

dc.contributor.authorSantoso, Gandarsih Mulyowati Retno
dc.date.accessioned2026-06-02T01:19:06Z
dc.date.available2026-06-02T01:19:06Z
dc.date.issued2013-06-13 00:00:00
dc.identifier.issn2302-9269
dc.identifier.issn0852-0801
dc.identifier.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/2023
dc.identifier.uri10.22146/jh.2023
dc.identifier.urihttp://digilib.fisipol.ugm.ac.id/repo/handle/15717717/85322
dc.description.abstractSalah satu tujuaan khusus Peningkatan Peranan Wanita Dalam Pembangunan Bangsa (P2W) yaitu wanita sebagai ibu rumah tangga atau kepala rumah tangga bersama-sama dengan suaminya sebagai kepala keluarga bertanggung jawab atas terpenuhinya segala keperluan rumah tangga dan keluarga, baik berupa jasa maupun barang, serta kebutuhan mental spiritual. Keterlibatan wanita dan pria dalam pekerjaan mempunyai motif dan tujuan yang berbeda. Bagi pria  bekerja merupakan kewajiban yang harus dijalani karena tanggungjawabnya sebagai pencari nafkah. Bagi wanita tidak mampu (miskin), bekerja berartimencari nafkah atau memberi sumbangan kepada rumah tangga yang belum mencapai tingkat hidup yang layak, sedangkan bagi wanita yang mampu (kaya) bekerja berarti memberikan tambahan modal bagi rumah tangganya (BPS, 1989:29-30). Menurut Stoler (1982:114) dalam keadaan di mana warga-warga masyarakat desa yang miskin banyak memiliki kemungkinan yang terbatas untuk memperoleh sumber-sumber strategis utama berupa tanah dan modal, maka kesempaten-kesempatan kerja bagi wanita merupakan sumber yang penting bagi rumah tangga-rumah tangga yang tidak memiliki tanah. Kegiatan itu menyebabkan wanita memperoleh kebebasan ekonomi tetapi tidak memberi kekuasaan sosial.
dc.formatapplication/pdf
dc.language.isoeng
dc.publisherFaculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada
dc.relation.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/2023/1827
dc.rightsCopyright (c) 2013 Gandarsih Mulyowati Retno Santoso; http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
dc.subjectsektor informal, pedesaan, wanita, wanita bekerja
dc.titleSEKTOR INFORMAL SEBAGAI ALTERNATIF PELUANG KERJA BAGI WANITA DI PEDESAAN
dc.typeArticle
dc.identifier.oaioai:jurnal.ugm.ac.id:article/2023
dc.journal.infoHumaniora; No 1 (1994)


This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record