Show simple item record

dc.contributor.authorSumijati, Sumijati
dc.date.accessioned2026-06-02T01:21:12Z
dc.date.available2026-06-02T01:21:12Z
dc.date.issued2013-06-21 00:00:00
dc.identifier.issn2302-9269
dc.identifier.issn0852-0801
dc.identifier.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/2054
dc.identifier.uri10.22146/jh.2054
dc.identifier.urihttp://digilib.fisipol.ugm.ac.id/repo/handle/15717717/85341
dc.description.abstractAdanya simbol dalam masyarakat dapat digunakan sebagai sarana melakukan interaksi (Polama, 1984). lnteraksi itu dapat terjadi antara manusia dengan manusia atau antara manusia dengan mahluk halus atau roh nenek moyang. lnteraksi antara manusia dengan roh nenek moyang terus dibina karena roh nenek moyang diyakini dapat mendatanqkan kesuburan dan berkah bagi  keturunan-keturunannya. Keyakinan itu sesuai dengan pendapat Peursen (1976) yang menyatakan bahwa simbol dapal membuka pandangan yang transeden karena simbol dapat menunjukkan kekuatan yang berada di luar diri manusia. Simbol berwujud antropomorfik dan zoomortik dalam 111 kehidupan Suku Bangsa Sumba Timur divisualisasikan dalam seninya, seni lukis, seni pahat, maupun dalam seni patung secara naturalistis dan didistilisasi. Uraian di atas menimbulkan beberapa permasalahan, di antaranya adalah: faktor-faktor yang menyebabkan figur antropomorfik dan zoomorfik banyak divisualisasikan dalam seni rupa Sumba Timur dan kuat bertahan terhadap arus modemlsasisehingga lestari sampai kini.Sesuai dengan masalah yang diajukan maka kajian in; bertujuan untuk mengungkapkan faktor-faktor yang menyebabkan antropomorfik dan zoomorfik banyak dipilih sebagai objek dalam seni rupa, terutama seni kriya, seni lukis, seni pahat, dan seni patung, serta kuat bertahan hingga lestari sampai kini.
dc.formatapplication/pdf
dc.language.isoeng
dc.publisherFaculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada
dc.relation.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/2054/1854
dc.rightsCopyright (c) 2013 Sumijati Sumijati; http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
dc.subjectantropomorfik, seni rupa, Sumba Timur, visualisasi, zoomorfik
dc.titleAntropomorfi k dan Zoomorfik dalam Seni Rupa Suku Bangsa Sumba Timur
dc.typeArticle
dc.identifier.oaioai:jurnal.ugm.ac.id:article/2054
dc.journal.infoHumaniora; No 9 (1998); 77-86


This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record