Show simple item record

dc.contributor.authorMarsono, Marsono
dc.date.accessioned2026-06-02T01:24:09Z
dc.date.available2026-06-02T01:24:09Z
dc.date.issued2013-06-21 00:00:00
dc.identifier.issn2302-9269
dc.identifier.issn0852-0801
dc.identifier.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/2065
dc.identifier.uri10.22146/jh.2065
dc.identifier.urihttp://digilib.fisipol.ugm.ac.id/repo/handle/15717717/85352
dc.description.abstractBanyak istilah kebahasaan dalam teori linguistik tradisional behasa Jawa yang jika istilah itu diterapkan untuk menganalisa suatu objek kebahasaan akan menimbulkan banyak permasalahan. Istilah yang merupakan seperangkat teori yang semestinya dapat dipakai untuk menganalisis data bahasa atau dapat diterapkan untuk membantu dalam pengajaran babasa marah menyulitkan bagi pemakainya. lstilah-istilah itu sudah tidak sesuai dengan perkembangan linguistik dewasa ini.Kerangka teori dengan seperangkat istilah-istilahnya akan memberikan arah dalam pelaksanaan penelitian. Teori akanmenentukan suatu hasil penelitian. Dengan teori yangberbeda, hasil penelitian akan berbeda. Dalam banyak buku tata bahasa tradisional bahasa Jawa terdapat istilah morfemisyang bila diterapkan untuk menganalisis kata justru membingungkan dan banyak menimbulkan masalah.
dc.formatapplication/pdf
dc.language.isoeng
dc.publisherFaculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada
dc.relation.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/2065/1869
dc.rightsCopyright (c) 2013 Marsono Marsono; http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
dc.subjectbahasa Jawa, linguistik, morfemis, tata bahasa, teori
dc.titleTeori Linguistik Tradisional Jawa dan Masalahnya
dc.typeArticle
dc.identifier.oaioai:jurnal.ugm.ac.id:article/2065
dc.journal.infoHumaniora; No 8 (1998)


This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record