Show simple item record

dc.contributor.authorSuratidjo, Sukamti
dc.date.accessioned2026-06-02T01:25:49Z
dc.date.available2026-06-02T01:25:49Z
dc.date.issued2013-06-24 00:00:00
dc.identifier.issn2302-9269
dc.identifier.issn0852-0801
dc.identifier.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/2086
dc.identifier.uri10.22146/jh.2086
dc.identifier.urihttp://digilib.fisipol.ugm.ac.id/repo/handle/15717717/85368
dc.description.abstractNichols (1985 : 17) menjelaskan bahwa masalah klausa merupakan pendapat yang berasal dari Eropa dari bahasa eksotik, yang masih merupakan keanekaragaman pendapat mengenai kehadirannya dalam tata bahasa. Sehubungan dengan pendapat Nichols tersebut maka perlu kiranya dibahas mengenai klausa terikat dan klausa relatif dalam bahasa Indonesia. Mengapa topik mengenai klausa terikat yang menjadi fokus perhatian? Uraian berikut merupakan jawabannya. Berdasar pada pendapat Kridalaksana (I985:156) mengenai pembagian klausa berdasarkan potensinya untuk menjadi kalimat, klausa terbagi atas klausa bebas dan klausa terikat. Klausa bebas adalah klausa yang memiliki potensi untuk menjadi kalimat, sedang klausa terikat adalah klausa yang: tidak memiliki potensi untuk menjadi kalimat dan hanya berpotensi untuk menjadi kalimat minor. Satu hal yang menarik adalah pengertian terikat pada klausa, yaitu terikat pada apa? Kiranya permasalahan ini akan terpecahkan dengan mengindenifikasi klausa terikat dan melihat kehadirannya berdasarkan ciri-cirinya. Selanjutya bagian dari klausa terikat ada yang disebu t klausa relatif, Hal ini terdapat relasi yang kuat dengan klausa terikat.
dc.formatapplication/pdf
dc.language.isoeng
dc.publisherFaculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada
dc.relation.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/2086/1886
dc.rightsCopyright (c) 2013 Sukamti Suratidjo; http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
dc.subjectbahasa, kalimat, klausa, klausa relatif, klausa terikat
dc.titleKLAUSA TERIKAT DAN KLAUSA RELATIF
dc.typeArticle
dc.identifier.oaioai:jurnal.ugm.ac.id:article/2086
dc.journal.infoHumaniora; No 3 (1991)


This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record