Show simple item record

dc.contributor.authorSantoso, Gandarsih Mulyowati Retno
dc.date.accessioned2026-06-02T01:26:28Z
dc.date.available2026-06-02T01:26:28Z
dc.date.issued2013-06-25 00:00:00
dc.identifier.issn2302-9269
dc.identifier.issn0852-0801
dc.identifier.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/2092
dc.identifier.uri10.22146/jh.2092
dc.identifier.urihttp://digilib.fisipol.ugm.ac.id/repo/handle/15717717/85373
dc.description.abstractProgram pembangunan di berbagai aspek kehidupan secara efektif telah dimulai oleh pemerintah orde baru sejak tahun 1969. Program tersebut banyak melibatkan wanita baik sebagai subyek maupun obyek pembangunan (Surbakti, 1987:1). Menurut Alfian (1986:11) pembangunan adalah perubahan dan pertumbuhan. Secara sederhana dapat diartikan sebagai usaha-usaha yang dilakukan baik oleh pemerintah maupun oleh masyarakat dengan berencana memperbaiki keadaan menjadi lebih baik. Suatu proses pembangunan yang berhasil biasanya disertai pula dengan lahirnya persoalan-persoalan baru yang memima pemecahan. Disadari bahwa jumlah wanita dalam struktur penduduk Indonesia merupakan mayoritas, merupakan potensi  pembangunan yang harus dikembangkan secara terencana dan berkesinambungan Surniyeri, 1987:2).
dc.formatapplication/pdf
dc.language.isoeng
dc.publisherFaculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada
dc.relation.urihttps://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/2092/1891
dc.rightsCopyright (c) 2013 Gandarsih Mulyowati Retno Santoso; http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
dc.subjectobyek, orde baru, pembangunan, program, subyek, wanita
dc.titleWANITA DAN PEMBANGUNAN
dc.typeArticle
dc.identifier.oaioai:jurnal.ugm.ac.id:article/2092
dc.journal.infoHumaniora; No 2 (1991)


This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record