Penanggulangan Bencana dalam Masa Transisi Politik di Myanmar PAsca Topan Nargis 2008
Abstract
Oleh Noorwahid Sofyan 12/339754/PSP/04435 Penelitian ini berfokus pada penanggulangan bencana yang terjadi dalam masa transisi politik di myanmar pasca topan Nargis 2008. Berdasarkan pada pendekatan human security dan metode penelitian kualitatif, penelitian ini tidak hanya menyorot proses dan mekanisme penanggulangan bencana yang dilakukan tetapi sekaligus mengurai benang merah antara penanggulangan bencana dengan perkembangan politik yang terjadi setelah dilanda bencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejak fase darurat, recovery, rekonstruksi dan pembangunan pasca bencana, keterlibatan dunia internasional memberikan peran yang sangat berarti dalam membantu korban yang menderita akibat bencana. Tidak hanya dalam pemenuhan kebutuhan dasar, pemberdayaan ekonomi, mitigasi dan pembangunan pasca bencana tetapi juga memberikan sumbangsih bagi perkembangan politik Myanmar yang lebih terbuka dibanding sebelumnya. Hal tersebut dibuktikan dengan perkembangan positif di level masyarakat sipil berupa kultur demokrasi, peningkatan kuantitas dan kualitas jaringan organisasi masyarakat sipil yang berkontribusi menekan, menjaga dan menagih komitmen pemerintah dalam melakukan demokratisasi, reformasi, rekonsiliasi politik dengan pihak oposisi. Termasuk upaya damai dan negosiasi dengan kelompok etnis pemberontak bersenjata serta kebijakan luar negri yang lebih terbuka guna mencairkan hubungan dengan dunia internasional utamanya dengan negara-negara Barat. Kata Kunci: Penanggulangan Bencana, Masyarakat Sipil, Reformasi, Demokratisasi
Date
2014Author
SOFYAN, Noorwahid
Metadata
Show full item recordURI
https://etd.repository.ugm.ac.id/penelitian/detail/118402http://digilib.fisipol.ugm.ac.id/repo/handle/15717717/47751
