Gaya Bunyi
Abstract
Gaya bunyi meliputi penggunaan bunyi-bunyi tertentu untuk mendapatkanefek tertentu, yaitu efek estestis. Gaya bunyi berupa gaya ulangan bunyi:asonasi, aliterasi, persajakan: sajak awal, sajak akhir, sajak dalam, dan sajak tengah. Kombinasi pola-pola bunyi itu membuat sajak menjadi merdu. Kombinasi bunyi yang merdu itu menimbulkan bunyi musik yang merdu dalam karya sastra, puisi pada khususnya. Bunyi musik atau orkestrasi itu dapat juga terdapat dalam prosa. Orkestrasi yang berbunyi merdu disebut efoni (euphony) dan yang tidak berbunyi merdu (parau) disebut kakofani (Cacophony).
Date
2013-05-17Author
Pradopo, Rachmat Djoko
Metadata
Show full item recordURI
https://jurnal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/188210.22146/jh.1882
http://digilib.fisipol.ugm.ac.id/repo/handle/15717717/85257
